Kajati Aceh terima kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Bambang Bachtiar SH.,MH, menerima kunjungan kerja anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil dan Nazaruddin, pada Senin (25/4/2022).

Kunjungan kerja masa Reses tahun 2021-2022 itu berlangsung di Kejati Aceh. Kajati didampingi langsung oleh Wakajati para Asisten, Kajari Banda Aceh, Kajari Aceh Besar, Koordinator, Kabag TU serta para Kepala Seksi pada Bidang Intelijen, Bidang Tindak Pidana Khusus, dan Bidang Tindak Pidana Umum dan Bidang Perdata Tata Usaha Negara.

Dalam rapat itu, Nasir Jamil, dan Nazaruddin mempertanyakan kepada Kajati Aceh terkait berbagai program dan persoalan yang berhubungan dengan Komisi III DPR RI.

Diantaranya, soal realisasi DIPA TA 2021 dan DIPA TA 2022, keberadaan Rumah Restorative Justice dan kasus-kasus yang telah diselesaikan melalui Restorative Justice, Surat Edaran Jaksa Agung soal Mafia Tanah, kasus-kasus Pidum dan Pidsus yang menonjol dan mendapat perhatian masyarakat yang saat ini dalam tahap penyelidikan, penyidikan dan penuntutan oleh Kejaksaan.

Kemudian, tentang penegakan hukum terkait sejumlah proyek strategis nasional di Aceh, pengawasan dan pembinaan aparat jaksa dan pegawai di lingkungan Kejati Aceh, keberadaan jaksa sebagai pengacara negara dan rencana kerja bidang Datun tahun 2022.

Komisi III juga mempertanyakan tentang kehadiran Jaksa Agung Muda Bidang Militer, apa yang akan dipersiapkan oleh Kejati Aceh.

Nasir Djamil dan Nazaruddin meminta penjelasan tentang pelaksanaan Qanun Jinayah oleh aparat Kejaksaan, dan tentang implementasi arahan Jaksa Agung bahwa aparatur jaksa tidak dibenarkan meminta dan bermain proyek yang dibiayai oleh APBA/APBK, dan APBN.

Kajati Aceh bersama jajarannya pun memberikan semua jawaban yang dipertanyakan oleh Komisi III DPR RI satu persatu. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi III juga juga memberikan saran-saran dan masukan kepada Kejati Aceh terkait dengan berbagai persoalan yang ditanyakan, dan sebagai dukungan penegakan hukum di Aceh.

Saran dan masukan itu diharapkan bisa mendorong peningkatan kinerja Kejati Aceh.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, yang diakhiri dengan penyerahan plakat serta foto bersama.

 

 

Pewarta : Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.