Ombudsman RI sebut berita Penghargaan Kepada Bupati Kabupaten Labuhan Batu Hoax

MITRAPOL.com, Labuhan Batu Sumut – Kepala Ombudsman Sumut saat dikonfirmasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) pada Minggu (15/5/2022) menjawab dengan jelas bahwa Ombudsman Sumut tidak benar melakukan kegiatan pemberian piagam Penghargaan kepada Bupati Kabupaten Labuhan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar S.Sos menjelaskan di Groop Wa Diskusi FPII bahwasanya kegiatan tersebut tidak benar, Ombudsman Sumut hanya memberikan penghargaan kepada ke 7 kepala daerah, jelasnya.

Lanjutnya, Karena berita tersebut sudah sempat terpublikasi, maka agar tidak terjadi kesalahpahaman, maka saya Abyadi Siregar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut merasa perlu menjelaskan beberapa hal sebagaiberikut,

1. Bahwa Ombudsman RI Perwakilan Sumut tidak pernah memberi penghargaaan kepada Bupati Labuhanbatu sebagai Bupati terbaik. Sekali lagi, Ombudsman RI Perwakilan Sumut tidak pernah memberi penghargaan kepada Bupati Labuhanbatu sebagai Bupati Terbaik.

2. Ombudsman RI Perwakilan Sumut tidak pernah menggelar acara pemberian penghargaan sebagai Bupati terbaik kepada Bupati Labuhanbatu di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan pada 2 Mei 2022.

3. Foto yang ada dalam berita itu adalah foto saya bersama para Kepala Daerah yang meraih predikat kepatuhan tinggi dalam pelayanan publik di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut Jalan Sei Besitang Medan pada Selasa, 18 Januari 2022, saat memberi penghargaan kepada 7 Kepala Daerah di Provinsi Sumut yang meraih penghargaan kepatuhan

Ke 7 Kepala Daerah itu adalah Walikota Medan, Walikota Tebingtinggi, Bupati Batubara, Bupati Tapsel, Bupati Dairi, Bupati Humbahas, dan Wakil Walikota Siantar.

Jadi, foto itu bukan di Aula Tengku Rizal Nurdin seperti yang disebutkan dalam berita media itu dan juga dalam foto ini tidak ada Bupati Labuhanbatu.

4. Sesuai hasil survei Penilaian Kepatuhan Terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Publik di 34 Pemda se-Sumut yang dilakukan Ombudsman tahun 2021, Pemkab Labuhanbatu sama sekali tidak meraih yang terbaik.

Pemkab Labuhanbatu justru belum baik. Pemkab Labuhanbatu justru masuk dalam 18 Pemda yang belum baik.

Dalam survei itu, Pemkab Labuhanbatu hanya meraih nilai 51,58. Nilai ini justru menempatkan Labuhanbatu di peringkat kedua terendah dari 18 Pemda, setelah Nias Barat dengan nilai 51,46.

5. Karena itu, agak aneh dan lucu juga saya membaca ketika dalam berita itu Bupati Labuhanbatu menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Labuhanbatu atas capaian Pemkab Labuhanbatu itu.

Demikian penjelasan ini, agar anggota Grop WA yang sempat membaca berita tersebut sebelumnya, dapat memahami dan mengerti yang sebenarnya.

Ombudsman Sumut bersama jaringan Ombudsman Marhite rajagukguk berharap agar berita yang sudah terpublikasi agar kiranya diralat media online yang sudah menaikkan berita Piagam penghargaan tersebut, karena Piagam penghargaan tidak benar Ombudsman RI Perwakilan Sumut memberikannya ke Bupati Kabupaten Labuhan Batu.

Terpisah saat dikonfirmasi Bupati Labuhan Batu dr Eriks Adtrada Ritonga MKM tidak memberikan penjelasan walau sudah terlihat Ceklis dua .

Jaringan Ombudsman Sumut Marhite Rajagukguk berharap Kepala daerah Kabupaten Labuhan Batu agar memperbaiki pelayan publik di daerahnya dengan memberikan pelayanan Prima, tentunya Ombudsman RI Perwakilan Sumut akan memberikan Piagam penghargaan terbaik untuk Kepala daerah yang berhasil menjalankan pelayanan publik.

 

 

Pewarta : Marhite

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.