Pulang dari undangan pernikahan kerabatnya, Ibu dan Anak ini dianiaya depan umum hingga babak belur

Ilustrasi

MITRAPOL.com, Pasuruan Jatim – Sepulang dari kondangan kerabatnya di Desa Lemah Kembar Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, Sabtu (27/11/21) sekira pada pukul 17.00 Wib, seorang ibu dan anaknya ini apes lantaran dianiaya dan dikeroyok di depan umum hingga babak belur oleh 2 orang perempuan yang juga adalah seorang ibu bernama Topa (40) dan anaknya Eka (24).

Diketahui korban pengeroyokan di depan umum dan penganiayaan oleh ibu dan anak itu bernama Hamna (52) dan sedangkan putrinya bernama Rodiatul Nur Hasanah alias Dian.

Menurut saksi mata Kejadian tersebut bermula saat Hamna (52) dan Dian hendak pulang dari acara pernikahan kerabatnya di Desa Lemah Kembar Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo yang saat itu di antar adik iparnya Tomi Hari Purnomo dengan menggunakan mobilnya.

Di katakan Tomi, Setibanya di lokasi acara pernikahan tersebut, Hamna bersama anaknya Dian turun dari mobil dan mendatangi acara tersebut.

Berjalannya waktu saat Tomi yang sedang menunggu Hamna dan Dian di dalam mobil tiba-tiba di datangi seorang Laki-laki bernama Salim yang tak lain adalah suami dari Topa mendatangi mobil yang parkir di pinggir jalan.

Di katakan Tomi, bahwa Salim suami Topa itu menghampiri mobil dengan menggedor-gedor kaca mobil yang di kendarainya itu, dengan bernada emosi Salim membentak Romi untuk memindahkan mobilnya.

“H.eh Buka-buka kacanya, siapa kamu, oohh kamu yang antar orang sombong itu yah (Hamna dan anaknya Dian), jangan parkir di sini cepat pindahkan mobilnya” Bentak Salim sembari menggedor kaca mobil yang di kendarai Tomi.

Tak lama kemudian Salim memanggil istrinya Topa dan anaknya eka untuk mendatangi Hamna dan Dian yang sedang menuju mobil, di situ lah pengeroyokan itu terjadi tepat di depan mata Tomi.

Tomi mengatakan akibat dari kejadian tersebut Hamna dan Dian mengalami luka-luka seperti luka cakar di bagian dahi, pipi dan pergelangan tangan, sedangkan Dian sendiri juga mengalami luka cakar bagian bahu sebelah kiri yang mengakibatkan baju yang dikenakannya sobek, tak hanya itu Dian juga mengalami luka sobek pada kuku jempol kakinya hingga nyaris lepas.

Pasca kejadian pengeroyokan itu, Hamna, Dian dan Tomi langsung bergegas menuju Polres Probolinggo Kota guna untuk melaporkan atas kejadian yang menimpa saudaranya itu.

“Saya melihat dengan mata saya sendiri kalau Hamna dan Dian itu dikeroyok, setelah itu kami bertiga langsung menuju Polres Probolinggo Kota untuk melaporkan kejadian pengeroyokan itu” cetus Romi.

Masih kata Romi, saat lapor ke Polresta Probolinggo bahwa kedua korban Hamna dan Dian tersebut langsung dilakukan Visum di RSUD dr. Mohammad Saleh Probolinggo.

Perlu diketahui Hamna, Dian dan Tomi melaporkan ke Polres Probolinggo Kota pada pukul 17.00 Wib Sabtu (27/11/21) lalu.  (bersambung…)

 

 

Pewarta : Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.