Sisa insentif 52 Guru Ngaji di Desa Nanggala tak kunjung dibayarkan, IKRAR : Kami akan demo !!!

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Kabar terkait pemotongan insentif 52 guru ngaji di desa Nanggala Kecamatan Cikeusik, berdasarkan informasi yang didapat dari salah satu guru ngaji bahwa sampai saat ini belum ada penyelesaian dari pemdes setempat.

Menanggapi hal itu, aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) dalam wawancaranya dengan awak media menyatakan sikap akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPMPD kabupaten Pandeglang dalam waktu dekat.

“Selama ini kami masih menunggu komitmen dari kepala Desa Nanggala untuk segera menyelesaikan sisa insentif 52 guru ngaji yang belum dibayarkan, akan tetapi sampai detik ini hal itu belum juga dilakukan, maka kami akan demo,” tegas Ma’ruf

Dilain pihak, berdasarkan hasil wawancara dengan kepala Desa Nanggala via pesan singkat whatsapp dengan Ma’ruf selaku wakil ketua IKRAR, dirinya tidak mendapatkan jawaban pasti bahkan terkesan bungkam ketika ditanya persoalan insentif guru ngaji.

Tak sampai di situ, satu demi satu kebobrokan pemdes setempat mulai terkuak.

Dilansir dari media Sorotdesa.com, baru baru ini didapati adanya dugaan arogansi serta nepotisme dengan merombak perangkat desa secara sepihak kemudian diduga diganti dengan sanak famili dari kepala desa itu sendiri.

Ditempat terpisah Wahyu Awaludin selaku camat saat dimintai keterangan mengatakan bahwa kami akan menindak lanjutinya terkait adanya dugaan tersebut, dan kami akan melakukan monev pungkasnya

Sementara sampai tayangnya pemberitaan, Kepala Desa Nanggala, Sumarna sulit untuk dimintai keterangan.

 

 

Pewarta : Heru/ Mp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.