Terbukti Bawa Sabu 49 kg, Fahmi dan Dedi dijatuhi pidana mati

MITRAPOL.com, Medan – Berani berperan sebagai kurir sabu seberat 49 kilogram dengan upah Rp 100 juta, terdakwa Khoirul Fahmi alias Fahmi (28) dan Muhammad Dedi alias Dedi (36) dijatuhi pidana mati

Putusan pidana mati itu disampaikan oleh majelis hakim diketuai Immanuel Tarigan yang bersidang secara virtual di ruang Cakra-8 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (7/6/2022).

Menurut majelis hakim, kedua terdakwa terbukti bersalah berperan sebagai kurir sabu seberat 49 kilogram dengan mendapat upah Rp 100 juta.

Perbuatan terdakwa, sebut majelis hakim, melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selain itu, majelis hakim menilai, hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, tidak ditemukan.

Menanggapi putusan majelis hakim, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir apakah mengajukan banding atau terima.

Putusan majelis hakim sama (conform) dengan tuntutan JPU Rehulina Sembiring yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana mati.

Mengutip dakwaan JPU Rehulina Sembiring dari Kejati Sumut, terdakwa Khoirul Fahmi alias Fahmi (28) warga Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, sedangkan Muhammad Dedi alias Dedi (36) warga Dusun Gelam II, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Aawalnya Minggu 23 Januari 2022, sekitar pukul 03.30 WIB, tim Ditresnarkoba Polda Sumut menerima informasi tentang seseorang hendak mengantarkan paket narkotika menggunakan mobil Toyota Kijang Innova Warna Silver BK 1568 JP yang melintas di jalan Pabrik Tenun, Kecamatan Medan Petisah Kota Medan.

Setelah itu, petugas kepolisian menuju lokasi dan melakukan penindakan dengan menyalip untuk menghentikan mobil yang dikendarai oleh terdakwa Dedi.

Hasil pemeriksaan, petugas menemukan 1 buah tas berisikan 18 kilogram sabu dari dalam mobil yang dikendarai terdakwa Dedi.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dengan menangkap terdakwa Khoirul Fahmi yang mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna hitam BK 1589 QH yang berhenti di pinggir Jalan Sahata, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.

Dari dalam bagasi mobil disita 2 buah tas jinjing plastik corak kotak-kotak masing-masing berisi 19 bungkus plastik diduga narkotika jenis sabu seberat 31 kilogram.

Saat diinterogasi, terdakwa Fahmi mengaku, barang bukti narkotika yang disita total sebanyak 49 kilogram adalah milik Faisal. Selaku kurir, kedua terdakwa dijanjikan upah sebesar Rp100 juta, apabila sabu tersebut laku terjual.

Selanjutnya kedua terdakwa beserta barang bukti sabu seberat 49 kilogram disita dan diboyong ke Direktorat Reserse Narkotika Polda Sumut.

 

Pewarta : ZH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.