Terbukti korupsi di BUMD Sibolga Nauli, Mantan Dirut divonis 1,5 tahun penjara

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 104 juta,
Mantan Dirut BUMD Sibolga Nauli, Nuzar Carmina SH divonis 1,5 tahun penjara

Putusan itu disampaikan majelis hakim diketuai Sulhanuddin dalam persidangan yang digelar di ruang Cakra-9 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (6/6/2022).

Saat persidangan, terdakwa yang telah berusia senja ini terlihat hadir langsung dan serius menyimak butir-butir amar putusan yang dibacakan majelis hakim.

Selain dihukum 1,5 tahun penjara, terdakwa juga didenda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan, dan diwajibkan membayar uang pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 104 juta subsider 6 bulan penjara.

Menurut majelis hakim perbuatan terdakwa melanggar Pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menanggapi putusan majelis hakim, terdakwa Nuzar Carmina dan JPU sama-sama menyatakan, pikir-pikir.

Perlu diketahui, putusan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan JPU Togap Silalahi yang menuntut terdakwa 4 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan, dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 104.804.020 subsider 1 tahun penjara.

Mengutip dakwaan JPU, terdakwa Nuzar Carmina merupakan Dirut BUMD Sibolga Nauli tahun 2014 sampai Maret 2017.

BUMD Sibolga Nauli bergerak di bidang usaha perikanan, perdagangan, pariwisata, industri, serta usaha jasa lainnya yang menguntungkan dan dapat menunjang Pembangunan Daerah.

Kacaunya, saat menjabat sebagai Dirut BUMD Sibolga Nauli itu, terdakwa dengan sengaja membuat laporan pengeluaran yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Salah satunya pembelian barang di Toko Prima yang bon fakturnya sengaja dibuat dan ditandatangani oleh terdakwa dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri sehingga negara merugi Rp 104 juta.

 

 

Pewarta : ZH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.