Rokok tanpa cukai marak di Karimun, Kinerja Bea Cukai dipertanyakan

MITRAPOL.com, Karimun, Kepri – Rokok tanpa cukai atau bahasa kerennya Rokok ilegal bukan barang baru di Kabupaten Karimun.

Rokok tersebut Exis masuk di Karimun diduga masuk melalui pelabuhan tikus tak jauh dari Kantor Kanwil Bc Kepri. Terkait Hal tersebut awak media ini mencoba mengkonfirmasi salah satu Staf di Kantor pelayanan BC Winarto melalui WA, Jumat (10/06/22).

Winarto merespon dengan mengirimkan berita operasi pasar yang diadakan oleh Kantor Bea dan cukai, ketempat penjualan eceran (TPE) yang diduga menjual menjual barang kena cukai (BKC). Dengan melakukan penindakan dan penengahan dengan diterbitkan surat bukti penindakan (SBP). Kemudian Barang hasil penindakan tersebut kemudian dibawa ke kantor wilayah DJBC khusus Kepri.

Pantawan awak Media ini dilapangan, hampir seluruh warung- kecil maupun besar yang ada di Karimun ini menjual Rokok tanpa cukai seperti, HD, Lukman, Rexo dan banyak merk Rokok lainnya yang juga tidak di lengkapi pita cukai.

Jadi kalau selama ini Bea Cukai di karimun melakukan yang namanya Operasi pasar belum sepenuh efektif untuk memberantas peredaran Rokok tersebut. Karena berbalik kenyataannya dengan yang ada di lapangan.

Andi, salah satu pelanggan Rokok ilegal ini ketika di minta tanggapannya terkait hal diatas mengatakan, sebenarnya Pak di karimun ini, lebih susah mencari obat dari Pada rokok ini Pak.

“Seperti contoh kalau kita beli obat kadang stok obatnya Habis, sama dengan apotek yang lain, akan tetapi kalau rokok ini hampir seluruh warung ada,” imbuhnya.

Dengan maraknya peredaran Rokok ilegal yang Exis ini di hampir penjuru Kabupaten Karimun, maka patut diduga adakah oknum yang bermain? Atau ada udang dibalik batu.?

Kalua memang serius Bea cukai seharusnya menangkap Distributor besarnya yang diduga berinisial Al, yang juga di duga berdomisili di kecamatan Meral.

“Artinya jika saja Distributornya yang ditangkap, otomatis akan memutus mata rantai peredaran Rokok ilegal tersebut.” Pungkas Jan Senin 13 Juni 2022

 

Bersambung….!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.