Sering dicurangi perusahaan, Petani Sawit Nagan Raya melapor ke YLBH – AKA

MITRAPOL.com, Kab Nagan Raya – Merasa sering dicuangi oleh Perusahaan,Petani sawit dan Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) memberikan kuasa pada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Aceh dan Keadilan Aceh (YLBH – AKA). Kuasa itu diberikan karena pihak perusahaan dinilai sering mencurangi para petani baik yang terhimpun dalam Apkasindo maupun tidak saat jual beli tandam buah segar (TBS) antara petani dengan perusahaan penampung.

Direktur YLBH AKA Nagan Raya, Muhammad Dustur, dalam rilis nya yang dikirim ke media ini,Selasa(13/06)mengatakan bahwa selama ini praktik kecurangan dilakukan oleh perusahaan sawit Nagan Raya dengan modus operandi tidak sesuainya penetepan harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan dan Pertanian Aceh dengan harga yang ditentukan perusahaan saat membeli TBS dari petani.

“Padahal penetapan sudah dilakukan secara baik dan efektif oleh dinas perkebunan dan pertanian Provinsi Aceh, sayangnya hasil penetapan tersebut tidak ada pengawasan yang maksimal oleh dinas terkait,” kata Dustur.

Lebih lanjut kata Dustur, para pelaku usaha diwajibkan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya. Ketentuan ini telah diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

“Oleh karna itu, kami dari YLBH AKA Nagan Raya telah menyurati menteri pertanian Republik Indonesia dan menteri perdangangan Republik Indonesia beserta pihak terkait untuk menuntaskan persoalan ini,” katanya.

Lebih parahnya, kata Dustur praktik kecurangan yang dilakukan oleh pihak perusahaan kita menduga adanya kecurangan alat timbang atau tera padahal ini sanksi pidana bagi oknum yang melakukan hal ini.

“Kami tim kuasa hukum berharap persolan ini agar bisa dilakukan pengawasan dan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang melanggar aturan apabila perlu dicabut izin ISPO perusahaan tersebut,” tutup Dustur.

 

Pewarta : Teuku Ridwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.