Ketua LSM SANRA DPW Banten apresiasi keberhasilan Kapolda Banten ungkap kasus Mafia Tanah

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Sejak Tahun 2021 – 2022 Satgas Mafia Tanah Polda Banten telah berhasil mengungkap serta meringkus sejumlah tersangka mafia tanah, pengungkapan kasus Mafia Tanah ini melalui proses yang panjang dan membutuhkan waktu yang lama serta proses yang rumit.

Beberapa kasus tanah yang berhasil diungkap diantaranya di daerah Kasemen dan Cipocok Kota Serang, lahan pembuangan sampah di Kec Petir Kab Serang, serta meringkus oknum pegawai di Kantor BPN Kabupaten Lebak dan saat ini Polda Banten sedang mengungkap kasus mafia tanah yang melibatkan oknum Kades di wilayah kecamatan Carita Pandeglang.

Keberhasilan aparat kepolisian Polda Banten dalam mengungkap dan menangani perkara hukum mafia tanah merupakan bukti kerja nyata dalam penegakan hukum Korps Bhayangkara Polda Banten yang dipimpin Irjen Pol Rudy Heriyanto.

“Saya sangat mengapresiasi jajaran Polda Banten yang dipimpin Pak Irjen Pol Rudy Heriyanto yang telah berhasil mengungkap dan meringkus mafia tanah di wilayah hukum Polda Banten, ini merupakan prestasi yang gemilang,” papar Royen Siregar, Ketua LSM SANRA DPW Banten ke Mitrapol.com saat disambangi dikediaamannya, Jumat (17/6/2022).

Menurutnya, prestasi dalam penanganan hukum tentang objek tanah bukan perkara mudah dan butuh waktu lama pendalaman materi pokok perkara-nya dari mulai langkah penyelidikan hingga penyidikan,itulah rangkaian proses penanganan hukum pada peristiwa perkara hukum terlebih pada objek tanah cukup pelik dan rumit sehingga banyak pihak yang di mintai keterangan.

Butuh waktu dan banyak orang yang dimintai keterangan dalam penanganan hukum perkara tanah, keberhasilan itu merupakan salah satu prestasi yang gemilang patut di apresiasi.

“Semoga keberhasilan ini memberikan efek jera pada pelaku mafia tanah agar tidak terjadi lagi praktek-praktek mafia tanah di wilayah Kabupaten Pandeglang,” tandasnya.

 

 

Pewarta : Heru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.