Diawali dengan tendangan Bola Garuda Emas Parahayangan CUP 1. 2022 Resmi di buka

MITRAPOL.com, Tasikmalaya – Pembukaan Festival Sepak Bola Usia Dini se-Pulau Jawa Garuda Emas Parahyangan Cup 1. 2022 resmi dibuka dan dimeriahkan dengan penampilan salah satu seni tradisional pencak silat. Selain itu, penampilan Marching Band dari SMP Islam YPI Alhuda Kota Tasikmalaya.

“Pembukaan festival sepakbola usia dini di jadwalkan pukul 07.30 WIB,”ujar Ketua Panitia Festival Sepak Bola Usia Dini se-Pulau Jawa Garuda Emas Parahyangan Cup 1 2022, Pardamean Gurning, Sabtu (18/6/2022).

Ia menuturkan, festival sepak bola usia dini yang diselenggarakan di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya diagendakan dibuka langsung oleh Ketua Umum Persatauan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan.

“Fesitival sepak bola ini memperebutkan piala bergilir Ketua Umum PSSI,” kata dia.

Dikatakan dia, seusai pembukaan akan langsung digelar pertandingan kelompok usia (KU) 10 tahun. Sejauh ini sudah ada 48 tim dari sekolah sepak bola (SSB) dan akademi sepak bola dari beberapakota Jawa Barat, Jawat Tengah, Jawa Timur, Jakarta, dan daerah lainnya di Pulau Jawa.

“Pelaksanaan festival sepak bola usia dini di Stadion Wiradadaha ini berlangsung selama 2 hari, yakni Sabtu dan Minggu,” kata dia.

Pembina Garuda Emas Anton Charlian atau yang sering disapa Abah Anton mengatakan, festival sepak bola usia dini yang digagas anak-anak muda Tasikmalaya ini sangat kreatif.

Even ini bisa menjadi memotivasi perkembangan sepak bola di tanah air.

“Ini sejarah karena baru kali ini di Tasikmalaya bisa terselenggara festival sepak bola usia dini memperebutkan piala bergilir Ketua Umum PSSI. Ini tingkatnya juga nasional, jadi saya mengucapkan terimakasih kepada anak anak tasikmalaya yang kreatif,” ujar Abah Anton.

Dengan terselenggaranya festival sepak bola usia dini di Tasikmalaya, kata Anton, dirinya sangat mengapresiasi anak-anak muda Tasikmalaya yang kreatif sehingga bisa menyelenggarakan even turnamen sepak bola bertaraf nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada anak-anak muda yang kreatif yang bisa menyelenggarakan event nasional dengan memperebutkan dari Ketua Umum PSSI,” kata dia.

Anton menambahkan, festival sepak bola ini diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak muda di Indonesia khususnya di Tasikmalaya untuk bisa menjadi atlet sepak bola profesional.

“Ini diharapkan jadi motivasi kebangkitan sepak bola di Tasikmalaya. Festival ini juga sebagai upaya mengumpulkan bibit-bibit pesepak bola terbaik sedini mungkin, sehingga ke depan sudah ada generasinya,” ucapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.