Kejati Sumut usut kasus mafia tanah di Kabupaten Langkat, Deliserdang dan Sergei

MITRAPOL.com, Medan Sumut – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut mengusut dugaan mafia tanah di Kabupaten Langkat, suaka margasatwa Deli Serdang dan kawasan hutan lindung Serdang Bedagei (Sergei).

Hal itu dibenarkan Kajati Sumut Idianto, melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan, adanya temuan tindak pidana di kawasan hutan lindung Sergei.

“Dugaan adanya mafia tanah di hutan lindung Sergai, memasuki babak baru, setelah ditemukan adanya peristiwa pidana, sehingga status perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan,” kata Yos A Tarigan dalam pers relisnya, Jumat (17/6/2022).

Dikatakan, dalam waktu dekat tim penyidik akan memanggil beberapa saksi dan memintai keterangan.

Sementara untuk dugaan mafia tanah di Langkat, mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini menyampaikan, pekan depan penyidik akan memanggil 7 orang saksi untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya, tambah Yos Tarigan, untuk melengkapi data dan berkas, tim telah melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda, tim membawa beberapa dokumen, berkas, file dan data untuk melengkapi barang bukti.

Ditambahkan, penyidik Kejati Sumut juga sudah turun ke lapangan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat yang seharusnya Hutan Bakau (mangrove) diubah menjadi perkebunan sawit dengan luas sekitar 210 Ha.

Selain itu, sebut Yos, tim penyidik Kejati Sumut juga sudah melakukan plotting dan menentukan titik koordinat Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat dengan melibatkan ahli untuk melakukan uji analisis laboratorium sampel tanah dan jaringan tanaman.

“Kita menunggu hasil perhitungan dari tim ahli terkait adanya dugaan mafia tanah di Langkat,” tandasnya.

 

 

Pewarta : ZH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.