Liwat Adu Pinalti, Tim SSB Sahabat Muda Purwakarta Tumbangkan Tim Akademi Parahyangan Kota Tasik

MITRAPOL.com, Tasikmalaya – Laga final antara Tim Akademi Parahyangan versus Tim SSB Sahabat Muda bermain imbang 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak adu pinalti.

Tim sepak bola Akademi Parahyangan Kota Tasikmalaya harus puas di posisi dua setelah kalah dilaga final melawan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Sahabat Muda Purwakarta, dalam ajang Festival Sepak Bola Usia Dini se-Pulau Jawa Garuda Emas Parahyangan Cup 1 2022 di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya, Minggu (19/6/2022).

Melalui adu penalti, Tim SSB Sahabat Muda pun menang dari Akademi Parahyangan dengan skor 2-1.

Dengan kemenangan tersebut, Tim SSB Sahabat Muda pun berhak mendapatkan piala bergilir Ketua Umum PSSI untuk kelompok usia 12 tahun.

Asisten pelatih Tim SSB Sahabat Muda, Pakeh mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan prestasi yang diraih anak asuhnya dalam Fesitval Sepak Bola Usia Dini se-Pulau Jawa Garuda Emas Parahyangan Cup 1 2022.

“Syukur alhamdulilah, kita bisa menjuarai turnamen ini. Dibabak pertama kami sempat ketinggalan 1 gol, tapi dengan semangat yang tinggi anak-anak bisa membalas gol di menit 4 babak kedua, dan kami berhasil menang lewat adu penalti,” ujar Pakeh.

Ia menuturkan, kedatangannya ke Tasikmalaya tidak sia-sia karena timnya bisa membawa pulang piala bergilir Ketua Umum PSSI.

“Alhamdulilah, akhirnya kita bisa menjadi juara di Festival Sepak Bola Garuda Emas Parahyangan Cup 1 2022 di kategori usia 12 tahun,” kata dia.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah melakukan persiapan dan penyelenggaraan dengan baik.

“Terima kasih buat panitia, persiapan dan penyelenggaraan event ini sangat baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelatih Akademi Parahyangan, Mamat Hadi mengatakan, kekalahan dari Tim SSB Sahabat Muda dinilainya karena faktor kurang beruntung saja.

“Di final kita sempat unggul satu kosong dibabak pertama. Kemudian dibabak ke dua dapat dibalas sehingga imbang menjadi 1-1. Kendala karena kurang fokus saja anak-anaknya ketika ada serangan mendadak dari lawan,” ujar Mamat.

“Padahal kita sudah menargetkan menang lawan tim ini. Karena dibabak penyisihan sempat ketemu dan menang. Sebenarnya kita bisa membaca permainnya, tapi mungkin karena kurang beruntung saja sehingga gagal di adu penalti,” sambung dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Sepak Bola Usia Dini se-Pulau Jawa Garuda Emas Parahyangan Cup 1 2022, Damme mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan sepak bola usia dini yang memperebutkan piala bergilir Ketua Umum PSSI ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada anak-anak hebat Indonesia yang telah mengikuti ajang Garuda Emas Parahyangan ini. Tetap semangat dan sukses. InsyaAllah festival sepak bola Garuda Emas ini akan terus dilaksanakan sesuai instruksi dari pembina dan siapapun Ketua Umum PSSI ke depannya,” ucap Damme. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.