Titip uang 100 ribu ke Kasieops, Kasudinhub Jakarta Pusat diduga mau lecehkan wartawan

MITRAPOL.com, Jakarta – Diduga ingin meremehkan wartawan, Kepala Sudinhub Jakarta Pusat M. Wildan menitipkan uang 100 ribu ke Kasieops saat ingin ditemuin untuk klarifikasi terkait pemberitaan. Jumat (24/6/22).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komunitas Jurnalis Independen (KJI) Elang Hitam Shem yang didamping Witra, SIP saat mendatangi kantor Dishub Jakarta Pusat atas undangan Kasudinhub Jakarta Pusat Wildan, untuk mengklarifikasi Dua pemberitaan yang beredar yaitu :https://mitrapol.com/2022/06/23/selain-bikin-macet-parah-biaya-parkir-liar-di-kawasan-prj-mahal/ dan https://mitrapol.com/2022/06/23/kasudinhub-jakarta-pusat-sebut-oknum-ormas-ormas-ternama-yang-lakukan-pungli-parkir-liar/

Sebelumnya, saat dikonfirmasi melalui Via seluler, Kasudinhub menjelaskan bahwa terkait dugaan pungli itu tidak ada bahasa “Bancakan” untuk pihak Dishub atau instansi pemerintah lainnya dalam pengamanan perparkiran di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran Jakarta pusat.

Kasudinhub menjelaskan bahwa ada oknum-oknum Ormas ternama yang memanfaatkan acara PRJ 2022 untuk melakukan pungutan liar kendaraan Roda 2 dan Roda 4 yang parkir sembarangan, saat ditegaskan Oknum ormas dari itu F** dan B***B, Ia mengiyakan.

Namun amat disesalkan kedatangan Ketua KIJ Elang Hitam, untuk memenuhi undangan, Kasudinhub Jakpus seakan tidak menyambut dengan baik, pasalnya ternyata Kasudinhub sendiri tidak ada ditempat dan diarahkan ke Kasiops untuk bertemu.

“Mas Shem ketemu sama Ricky Hermawan aja ya untuk komunikasi, saya sedang diluar ada giat,” singkat dia saat berkomunikasi Via seluler.

Setibanya dikantor dan bertemu dengan Ricky, ternyata yang dikomunikasikan bukan masalah klarifikasi kemacetan di sekitaran PRJ, namu langsung mengajak keluar ruangan dan memberikan uang 100 ribu.

“Mas ada titipan dari Bapak, suruh titip Ke Mas untuk Kopi kopi aja dulu, ini nih mah buat bensin aja,” ucap Shem menirukan gaya Bicara Ricky Kasiops.

Lanjut Shemy, sontak saya merasa tersinggung,”Apa ini Pak, maaf saya gak menerima hal seperti ini, apa-apaan sih, uang buat apa, udah gak usah, uangmah saya ada,” ujar Shemy dan mengajak Witra SIP untuk pergi dari ruangan tersebut.

“Tidak bisa mencoba menyuap saya, dia kembali memberikan Uang 100 ribu itu ke Witra SIP, terus saya katakan ke dia, apa tadi yang dikasih sama Bang Ricky, uang 100k Jawab dia, terus saya tegaskan ke dia kembalikan uang itu apa maksudnya ini dia sama saja menghina dan melecehkan Profesi kita sebagai wartawan, cepat kembalikan, dan dikembalikan lah sama Witra ke staf Ricky yang ada di depan pintu ruangan,” beber Shemy

“Kita kesini ingin klarifikasi terkait pemberitaan dan menegaskan Ormas apa yang melakukan pungutan liar (Pungli) kan dia kirim Foto saat dia lakukan operasi penertiban kendaraan yang parkir sembarang tempat setelah kita naikan berita awal, dan didalam Foto Tersebut terlihat beberapa Laki laki dengan perawakan berbadan besar, memakai Kaos Hitam-Hitam serta topi berlogo Ormas,” jelas Shemy

“Langsung saja kita pergi meninggalkan Kantor Sudinhub Jakarta Pusat, jelas ini perbuatan yang tidak baik, bagaimana bangsa ini mau maju, kalau budaya suap menyuap menjadi solusi dalam menyelesaikan sebuah masalah,” pungkas Shemy.

 

 

Pewarta : SKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.