Dua dari Lima pelaku penganiayaan telah diamankan Polsek Bilah Hilir

MITRAPOL.com, Labuhanbatu – Penasehat FPII Parulian Manik st mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Bilah Hilir dan Satreskrim Polres Labuhanbatu yang telah menangkap pelaku penganiayaan.

Tim Reskrim Polsek Bilah Hilir dengan Tim Reskrim Polres Labuhanbatu masih melakukan pengejaran terhadap 3 tersangka lainnya yang masih melarikan diri,” ucap Kanit Aiuptu Amlan SH MH.

Kejadian itu tepat hari Jumat tanggal 17 Juni 2022 sekira pukul 00.30 wib di Dusun Sei Kasih luar Desa Sei Kasih Kec.Bilah Hilir Kab.Labuhanbatu.

Ponidi tinggal di Dusun VI Desa Sei Rakyat Kec.Panai Tengah Kab.Labuhanbatu. Adapun nama pelaku yang sudah kita amankan Minggu yang lalu antara lain :

– Muhammad Arifin alias IPIN, 37 thn, Islam, SPSI, Dusun Sei Kasih luar Desa Sei Kasih Kec.Bilah Hilir.
– Roki Suhendra, 20 thn, Islam, mocok-mocok, Dusun Sei Kasih luar Desa Sei Kasih Kec.Bilah Hilir.

Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Aiuptu Amlan. S.H M.H menjelaskan, kronologis pada hari Jumat tgl 17 Juni 2022 sekira 00.30 wib korban mendatangi mobil truk container bermuatan batu paku bumi di berhentikan/stop sekolompok orang di Jalan umum Dusun Sei Kasih luar Desa Sei Kasih Kec.Bilah Hilir, kemudian terjadi pertengkaran mulut antara korban dengan salah pelaku.

Dan disaat itu salah pelaku tersebut bertengkar mulut langsung menampar pipi korban dan kemudian pelaku lainnya membanting korban secara berulang serta memukul menggunakan tangan dan alat berupa besi yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian kepala bagian robek, ibu jari tangan robek dan luka robek pada lutut sebelah kiri dan korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama guna mendapatkan pertolongan serta perawatan.

Setelah melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi bahwa pelaku penganiayaan diduga bernama Dogol dan Ripin, selanjutnya personil unit Reskrim Polsek Bilah Hilir dan personil unit Pidum Sat Reskrim Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku para pelaku Penganiayaan terhadap korban tersebut, dan setelah mengetahui ciri-ciri dan nama panggilan dari salah satu pelaku, kemudian team mencari keberadaan pelaku bernama IPIN dan di ketahui pelaku an.IPIN sedang berada di Dusun Sei Kasih luar.

Sesampainya Tempat dimana pelaku Ipin sedang memuat buah kelapa sawit, selanjutnya langsung dilakukan penangkapan terhadap Ipin.

Dan setelah di interogasi pelaku An. Ipin mengaku bernama Muhammad Arifin Hasibuan alias Ipin dan mengakui telah ikut melakukan penganiayaan terhadap korban An. Ponidi dengan cara membanting korban berulangkali dan menyetop rombongan mobil yang di kenderai korban bersama temannya.

Selanjutnya dari keterangan Pelaku An. Ipin menyebutkan pelaku lainnya yaitu Roki, Jeki dan Dayu, kemudian team Reskrim kembali mencari Roki, Jeki dan Dayu.

Dan berhasil menangkap pelaku An. Roki namun pelaku an. Jeki dan Dayu tidak berada di rumah, selanjutnya pelaku an. Muhammad Arifin dan Roki dibawa ke Polsek Bilah Hilir guna proses Hukum selanjutnya.

Ditempat lain, Kanit Reskrim menjelas, kalau ke 3 pelaku masih dalam pencarian kita, dan kami berharap ke 3 (tiga) pelaku kiranya menyerahkan diri,” tutupnya.

 

Pewarta : Marhite rajagukguk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.