Sambut HUT ke 15 Butur, DPRD bersama Pemda gelar Rapat Paripurna Istimewa

MITRAPOL.com, Buton Utara Sultra – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 15 Kabupaten Buton Utara tahun 2022, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Daerah Buton Utara menggelar Sidang Paripurna istimewa di Aula DPRD, Jumat 1 juli 2022

Dalam sambutanya, Ketua DPRD Butur, Muh. Rukman Basri Zakaria mengatakan bahwa hari jadi kabupaten Butur, bukan semata-mata peristiwa mengenang dan berbagi cerita, bukan bergembira maupun seremonial belaka, namun kata dia ,adalah merupakan sebuah peristiwa yang dijadikan sebagai momentum strategis untuk melakukan kilas balik terhadap pembangunan yang telah dilakukan, ucapnya.

Di katakan bahwa Pembangunan sebagaimana kita pahami adalah merupakan proses multidimensional yang menyentuh dan merangkul semua aspek kehidupan masyarakat. oleh karna itu proses pembangunan daerah kita harus dikawal dengan landasan Yuridis-oprasional dan pendekatan holistik integral serta dilandasi visi dan misi yang jelas, ungkap Rukman Basri Zakaria,

Lanjut dia, kita menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah dan masa lalu merupakan pondasi yang sangat bernilai sebagai referensi unutk menapaki masa kini dan masa depan.

Peringatan hari ulang tahun ini, mari kita dijadikan sebagai intripeksi diri, inspirasi dan motovasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi.

“Sebagai generasi penerus, ia berharap jadikan sejarah sebagai untaian peristiwa penuh makna dan hikma. Dari sejarah pemerintahan dan pembangunan, kita bias memetik suatu pelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan mempunyai warna dan dinamika tersendiri sesuai zamannya,” ujarnya

Sementara itu di tempat yang sama juga Bupati Butur, Dr. H. Muh. Ridwan Zakaria mengungkapkan dengan usia 15 tahun Butur mekar,tentunya berbagai rasa suka dan duka dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat sehingga perlu kiranya kita muhasabah untuk merenungkan kembali cita-cita, keinginan dan harapan masyarakat, maupun para pejuang pemekaran Buton Utara.

“Perjuangan itu belum usuai, apa yang diinginkan oleh tokoh masyarakat pejuang pemekaran untuk meningkatkan harkat, martabat, serta harga diri masyarakat Buton Utara saat ini belum sepenuhnya terwujud,” ungkapnya

“Perjuangan itu meski harus dikobarkan untuk mentuntaskan kemiskinan, ketertinggalan dan keterbelakangan sehingga dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat dari genrasi ke generasi,” tambahnya

Lebih jauh, tantangan pembangunan yang kian kompleks dan rumit membuat pemerintah harus mampu berinovasi serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.

Disisi lain, Buton Utara kaya akan potensi sumber daya alam baik bidang perikanan, pertanian, pertambangan maupun potensi parawisata namun tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai sehingga akan mempengaruhi daya saing daerah dalam menarik.

“Untuk tahun 2022-2023, prioritas anggaran diarahkan dipembangunan infrastruktur transportasi khususnya jalan yang menjadi sarana utama untuk menunjang aktifitas ekonomi daerah. tahun ini diprioritaskan pembangunan pada 41 ruas jalan yang tersebar di Enam kecamatan dan Satu pembangunan Jembatan Langere – Tanah Merah termaksud pengembangan sarana ekonomi pasar Mina-minanga,” paparnya

Tidak hanya itu, tahun 2023 pembangunan diarahkan pada ruas jalan Lakansai-Labuan yang saat ini tengah diupayakan melaui Skema dana alokasi khusus (DAK) dan skema program hibah jalan daerah (PHJD) yang sekarang diubah menjadi Inpres pembangunan infrastruktur jalan.

Lantas ia berharap dengan meningkatnya infastruktur jalan, maka daya saing ekonomi daerah akan meningkat sehigga aktifitas ekonomi masyarakat akan berkembang dengan cepat, tutupnya

 

 

Pewarta : David Wiridin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.