Pj Bupati Muna Barat akan Segera Non aktifkan Kepala Desa Katela Kecamatan Tikep Kepulauan Kab Muna barat

MITRAPOL.com, MUNA BARAT – Pemerintah daerah Kabupaten Muna barat Sulawesi tenggara, dalam waktu dekat ini akan segera Non aktifkan Ahmad Rera, dari jabatan sebagai kepala desa Katela Kabupaten Muna barat Provinsi Sulawesi tenggara, Rabu (6/07/2022).

Direktur perencanaan anggaran keuangan daerah Kementrian dalam Negri (Kemendagri) DR. Bahri. S.STP., M.SI, juga selaku Penjabat Bupati Muna barat mengatakan, Sesuai undang undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Peraturan Pemerintah undang-undang desa, nomor 43 tahun 2014 tentang Permendagri, tentang pengangkatan juga pemberhentian kepala desa, dimana Ahmad Rera telah menempuh jalan hukum dan ini hari di Non aktifkan sebagai Kepala desa.

Ahmad Rera sebagai terdakwa telah menggunakan ijazah palsu pada saat pemilihan Kepala desa serentak, tahun 2019 lalu.

Dr. Bahri. S.STP., M.SI Selaku Penjabat Bupati Muna barat mengatakan, Menurut saya karna dia sudah terdakwah, sesuai undang-undang nomor 6 tahun 2014 PP nomor 43, harus dinonaktifkan dari jabatan sebagai kepala desa.

“Intinya sudah terdakwalah artinya sudah pernah ada putusan pengajuan yang pertama Kalau enggak salah dia menang kemudian dia kalah dan dia kasasikan lagi untuk saat ini akan kita nonaktifkan sebagai kepala desa Katela,” ujar Pj Bupati Muna Barat

Saya sudah perintahkan Kabag hukum untuk memindahkan SK-nya untuk di berhentikan sementara dan saya minta Camat tiket untuk mengajukan plt untuk mengisi kekosongan pimpinan desa.

“Seandainya transaksi dia menang ya kita pulihkan hak dan martabatnya sebagai kepala desa, kalau dia menang. kalau dia kalah ya terpaksa saya menyelenggarakan lagi pemilihan kepala desa diantara, empat Desa yang dua kepala desa meninggal atau satu Desa santigi,” ucap Bahri Pj Bupati Muna Barat

Sambil tunggu prestasinya selesai dulu sekaligus kita lakukan bersama pemilihan pastikan sama sama kita tunggu pokoknya dan kita harus mentaati peraturan perundangan ketika itu diputuskan oleh pengadilan berkekuatan hukum tetap yang kita eksekusi kita laksanakan diberhentikan secara permanen.

 

Pewarta : Laode Abubakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.