Gawat : Surat keterangan ahli waris dari desa dianggap tidak sesuai, Ahli Waris Kecewa

MITRAPOL.com, Banyuwangi – Jatim. Surat Keterangan Ahli Waris Suradi/Soehardi-Sukeni Nomor 470/587/429.516.07/2022 yang dikeluarkan oleh Budi Santoso selaku Kepala Desa Ringintelu Kecamatan Bangorejo pada (11/07/2022) lalu dianggap tidak sesuai, dan terkesan mengada-ada sehingga membuat Ahli Waris Kecewa.

Kekecewaan Ahli Waris mencuat saat mempelajari isi Surat Keterangan Ahli Waris tersebut ternyata terdapat banyak sekali kejanggalan dalam isi surat itu betapa tidak dalam surat itu Kepala Desa Ringintelu menyandingkan identitas Ahli Waris berdasarkan dokumen yang sah dengan keterangan lisan keluarga yang masih dipertanyakan kebenarannya.

Arif Hartoyo salah satu Ahli Waris Soeradi-Sukeni menjelaskan bahwa dirinya adalah anak kandung dari Suhartatik binti Soeradi dan karena Suhartati dan Mulyo Suharjo Ayahnya pada 10 Mei 1970 meninggal dunia secara bersamaan akibat kecelakaan lalu lintas sehingga Soeradi-Sukeni tidak lagi mempunyai keturunan langsung kemudian menjadikan Arif Hartoyo sebagai anak sah yang dibuktikan dengan Akta Kelahiran, KK, Buku Nikah dll. Namun mengapa Kepala Desa tetap menjadikan Arif Hartoyo sebagai anak angkat dan bernama Hartoyo.

Arif Hartoyo yang akrab di panggil Yoyok ini menjabarkan kepada awak media Mitrapol.com, “Saya sangat kecewa terhadap Budi Santoso Kepala Desa Ringintelu yang mengeluarkan Surat Keterangan Ahli Waris tanpa berpatokan pada dokumen atau data yang sah tapi pada keterangan keluarga yang belum jelas dan keluarga siapa juga tidak jelas sebab keluarga saya tidak sependapat dengan surat keterangan ahli waris itu,” kata Arif Hartoyo.

Yoyok : Kepala Desa seharusnya tidak boleh memasukan nama Ahli Waris yang tidak memiliki dokumen/data pendukung sebab akan menimbulkan suatu hak yang berpotensi menjadi perkara, seperti yang tertulis dalam Surat Keterangan Ahli Waris bahwa Soeroso di Kartu Keluarga (KK) adalah anak Soeradi-Soeken (bukan Sukeni) ini data tidak jelas mengapa dimasukan sebagai ahli waris. Tegas Yoyok.

Rocky Sapulette selaku Kuasa Pendamping dari Yoyok Cs mengatakan, Sebenarnya pada Isi Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan oleh Kepala Desa Ringintelu tanggal 11 Juli 2022 lalu adalah inisiatif Kepala Desa Ringintelu bukan pihak kami namun mengapa di alinea terakhir tertulis pada pokoknya

“Apabila dikemudian hari terjadi sesuatu yang tidak benar maka menjadi tanggung jawab Keluarga Ahli Waris, padahal sebagian dari isi Surat Keterangan Ahli Waris tersebut bertentangan dengan keluarga ahli waris sehingga hal ini jelas akan terjadi sengketa waris dan berpotensi timbulnya kerugian terhadap Ahli Waris yang sah merujuk kepada Perbuatan Melawan Hukum (PMH),” tutup Rocky.

 

Pewarta : Ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.