Tiga Tahun lalu, Pokdarkamtibmas tingkat Nasional dibentuk

MITRAPOL.com, Jakarta – Rabu, 17 Juli 2019, Tiga Tahun yang lalu, Kombes Pol. (Purn) Dr. R.S Terr Pratiknyo M.Si, yang saat itu menjabat Sebagai Kasubdit Binpolmas Korbinmas Baharkam Polri bersama BrigJen. Pol. Edi Setyobudi Dirbintibmas Koorbinmas Baharkam Polri memimpin rapat Evaluasi Kinerja dan Agenda Pembentukan Pokdarkamtibmas tingkat Nasional di The Falatehan Hotel Jakarta Selatan.

Pada saat itu, selain dihadiri Dirbintibmas Korbinmas dan Kasubdit Binpolmas Korbinmas Baharkam Polri, kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Kasi Kommas Mabes Polri dan 34 Kasubdit. Binpolmas Polda se-Indonesia, serta Pengurus Pokdarkamtibmas Daerah Polda Metro Jaya, Pengurus Pokdarkamtibmas Daerah Polda Riau dan Pengurus Pokdarkamtibmas Daerah Polda Jogjakarta.

Kombes. Pol. (Purn) Dr R.S Terr Pratiknyo, MSi, yang merupakan Bidan lahirnya Pokdarkamtibmas tingkat Nasional dalam kesempatan itu menyampaikan arahan dari Kakor Binmas Baharkam, Polri IrJen. Herry Wibowo agar Pokdarkamtibmas segera membentuk kepengurusan di Tingkat Nasional.

Mengenang 3 tahun kelahiran Pokdakamtibmas Tingkat Nasional tersebut, para penggiat Kamtibmas melaksanakan ramah tamah di Gedung Lemhannas Jl. Kebon Sirih Raya Jakarta Pusat, acara ramah tamah ini dihadiri DR. Terr Pratiknyo, Heru Riyadi, SH.,MH, DR. Ibrahim Paneo, DR. A. Rauf, Dri Hastuti SH, Dr (Cand). M Retno Daru Dewi, AMK., S.Psi., M.Si, Sri Lestari SH dan Ica.

Pada kesempatan ramah tamah ini, Kombes. Pol. (Purn) Dr. R.S Terr Pratiknyo menjelaskan tentang pentingnya peran Pokdarkamtibmas dan para penggiat Kamtibmas dalam mengimplementasikan pemolisian masyarakat, karena peran masyarakat diberdayakan untuk bisa bekerjasama dengan Polri melaksanakan dan membantu tugas tugas Polri dalam bidang keamanan. Polri memang membutuhkan masyarakat untuk hadir di tengah Polri atau sebaliknya Polri hadir di tengah-tengah masyarakat.

Pokdarkan salah satu komunitas masyarakat yang sadar kamtibmas, dalam rangka mengimplementasikan salah satu kewajiban masyarakat yang di dalam Undang-undang 1945 yang disebutkan tentang hak dan kewajiban masyarakat dibidang keamanan dan peran serta masyarakat dikukuhkan dalam bentuk organisatoris, bentuknya Pokdar sehingga komunikasi dengan pihak kepolisian dan pihak-pihak lain menjadi lebih jelas berkesinambungan sehingga tidak lagi menjadi pertanyaan bagi warga yang saat ini banyak organisasi-organisasi masyarakat yang mungkin menangani masalah keamanan tetapi tidak tau apa dasar hukumnya pembuatan organisasi tersebut, jelasnya.

Di tempat yang sama, Heru Riyadi, SH.,MH, mengatakan,”Jangan pernah melupakan sejarah, bahwa 3 Tahun lalu itu adalah tonggak sejarah terbentuknya Pokdarkamtibmas diseluruh Nusantara, yang telah menghasilkan Penggiat dan Pejuang Kamtibmas sejati, karena mereka secara sukarela membantu tugas Polri sebagai wujud bela Negara, Para penggiat Kamtibmas tersebut juga sebagai perwakilan dari masyarakat yang mencurahkan rasa cintanya kepada institusi Polri,” ungkapnya.

Polri yang Presisi dan Tangguh adalah Polri yang dicintai oleh seluruh masyarakat Indonesia, Polri dan Masyarakat bergotong royong bersama-sama memelihara Kamtibmas agar terwujudnya masyarakat yang Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur, Negeri yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya, Negeri yang penduduknya subur dan makmur, namun tidak lupa untuk bersyukur, pungkasnya.

 

 

 

DR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.