Kasi Pelayanan Desa Pekandangan berikan klarifikasi terkait akta cerai yang dikeluarkan PA Indramayu

MITRAPOL.com, Indramayu – Muly Mulyani (43) yang menjabat sebagai Lebe atau Kasi Pelayanan Desa Pekandangan Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Akhirnya buka suara atau mengklarifikasi terkait akta cerai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama (PA) Indramayu atas nama Yuhana.

Menurut Muly, ia hanya sebatas petugas yang membantu untuk melayani warganya yang ingin mengajukan perceraian.

“Adapun alamat mantan suami Yuhana diakta cerai itu berbeda, itu sudah atas persetujuan Rakiman mantan suami Yuhana,”Jelas Muly, Senin (18/7/2022).

Dikatakan Muly, bahwa akta cerai yang telah dikeluarkan PA Indramayu sekitar 3 bulan lalu, menurutnya sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Kalaupun Rakiman tidak puas atas putusan PA Indramayu atas putusan perceraiannya dengan Yuhana, menurut Muly, Rakiman bisa rujuk kembali atau melakukan banding atas ketidak puasannya itu.

“Tapi bandingnya juga masalah percerainnya bukan pada akta cerai, Sebab akta cerai itu menurut saya sudah sesuai SOP,” Tegas Kasi Pelayanan desa Pekandangan ini.

Sementara itu,menurut aktivis anti korupsi Cirebon Raya, Zeki Mulyadi atau biasa disapa Zeki mengatakan untuk putusan PA Indramayu terkait telah megeluarkan akta cerai atas nama Yuhana dan Rakiman, menurutnya putusan tersebut sudah memenuhi hukum tetap.

” Tinggal kita liat untuk masa banding bagi suami (Rakiman) yang tidak puas atas putusan PA. Dia kan bisa lakukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi,” ujar Zeki.

Sedangkan masalah lainya, lanjut Zeki, seperti halnya berkas pengajuan itu sudah dianggap sesuai persyaratan.

“Maka permohonannya pun di kabulkan oleh pihak PA Indramayu, Jadi disini tidak ada persoalan yang krusial apa lagi sampai melakukan intimidiasi, dengan menggunakan pihak- pihak lain yang tidak ada hubungannya dengan pernikahan,” beber aktivis anti korupsi Cirebon Raya ini

Dikatakan Zeki, apabila ada intimidasi terhadap petugas desa seperti yang pernah dialami Muly Mulyani, Hal ini menurut Zeki, Muly bisa mengadukan ke pihak ke Polisian.

“Kalau Pak Muly merasa tidak nyaman karena merasa ada intimidasi dari oknum yang tidak bertanggungjawab segera melapor ke pihak ke Polisian,” ulasnya.

Sebab kata Zeki, Negara kita adalah negara hokum, “Semua persoalan bisa diselesaikan secara hukum tidak dengan intimidasi dan arogansi,” ungkasnya.

 

Pewarta : Imaeel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.