Di Hari Bhakti Adhyaksa, Kajati Aceh Nyatakan Komitmennya, Terhadap MoU Kejaksaan dengan Dewan Pers

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Acara Konferensi Pers dalam memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang bertempat di aula kerja Kejaksaan Tinggi Aceh yang mengusung tema “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi” berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan antara Kejaksaan Tinggi Aceh dengan para awak media, Kamis (22/07/2020)

Diawali dengan penjelasan dari Kajati Aceh, Bapak Bambang Bachtiar, S.H., M.H. mengenai capaian kinerja yang telah dilakukan selama kurang lebih enam bulanan ini sejak dirinya dilantik menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, terkait tindak pidana khusus dan tindak pidana umum serta hal lainnya, Kajati Aceh juga memberikan kesempatan kepada awak media melakukan konfirmasi dalam sesi tanya jawab yang dipandu oleh Plt. Kasi Penkum, Bapak Ali Rasab Lubis, S.H.

Setelah beberapa pertanyaan awak media terkait perkembangan serangkaian kasus Korupsi, Kepala Perwakilan Media Mitrapol Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah,SKM,S.H., mendapatkan kesempatan untuk bertanya, maka ia mengajukan pertanyaan terkait komitmen Kejaksaan khususnya di Kejati Aceh terkait MoU antara Kejaksaan dengan Dewan Pers, terkait pemberitaan di Media, karena dalam beberapa waktu yang lalu ada beberapa laporan pidana umum dan cyber ke Polisi terhadap pemberitaan di media dalam melaksanakan tugasnya sesuai Undang – Undang Pers.

Pertanyaan selanjutnya Teuku Indra juga menanyakan komitmen dari Bapak Kajati Aceh terkait surat dari Jaksa Muda Intelijen kepada seluruh Instansi Kejaksaan di Indonesia tentang larangan intervensi dan atau ikut campur tangan dalam proses pengadaan dan barang jasa baik dari kementrian, Lembaga, Instansi, Pemerintah Daerah, Provinsi, Kabupaten ataupun Kota, dan BUMN, BUMD, dua pertanyaan Kaperwil Mitrapol Aceh tersebut, di jawab dengan tegas oleh Bapak Kajati Aceh, dengan mengatakan, “Kita akan memegang teguh apa yang di MoU kan, kita tidak akan keluar dari koridor, dari tingkat Kejaksaan Agung maupun Dewan Pers di tingkat pusat dan mengenai surat edaran dari Jaksa Muda Intelijen terkait larangan intervensi pengadaan barang dan jasa, memang Jamintel telah beberapa kali mengirimkan surat edaran ini, yang isi suratnya menyatakan bahwa tidak ada intervensi dari manapun permasalahan pengadaan barang dan jasa dan kami sudah sampaikan dan teruskan surat tersebut keseluruh wilayah Aceh.

“Larangan intervensi dari pihak manapun termasuk dari Kejaksaan, saya ulang apabila ada oknum – oknum dari Kejaksaan seperti ini kami akan dan kalau ada tindakan seperti itu dari oknum kejaksaan maka Insha Allah kami akan tindak lanjuti melalui bidang Pengawasan nantinya,” ucap Bambang Bachtiar dengan raut wajah serius.

Para awak media dalam kesempatan itu mengucapkan “Selamat Hari Bhakti Adhyaksa” dan berdoa agar Kejaksaan Republik Indonesia terus berkarya untuk Bangsa ini lebih baik lagi kedepannya.

“Acara tersebut dihadiri dari berbagai media, baik Media TV, media online dan media cetak. Bapak Kajati dan Wakajati Aceh beserta para Pejabat Utamanya yang hadir di acara tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada awak media yang selama ini telah membantu dan mendukung tugas Kejaksaan, khususnya di Aceh dalam melaksanakan tugasnya dan Bapak Kajati Aceh berharap agar sinergitas ini terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Diakhir acara konferensi Pers yang penuh dengan keakraban dan semangat kebersamaan itu, pihak dari Kejati Aceh tidak lupa memberikan cindera mata kepada para awak media yang telah hadir pada acara tersebut.

Dalam kesempatan ini, Media Mitrapol yang diwakili oleh Kepala Perwakilan Mitrapol Aceh,Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM., S.H., mengucapkan, “Selamat Hari Bhakti Adhyaksa” Smoga kemitraan Media Mitrapol dengan Kejaksaan khususnya di Aceh, terus dapat terjalin dengan baik,” ujarnya.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.