Ada apa..? Pelaksanaan Pekerjaan JUT di Desa Rahayu diduga dikuasai Kades

MITRAPOL.com, Pandeglang – Belum lama ini pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) telah meluncurkan Program Jalan Usaha Tani (JUT) ke para Kelompok tani yang ada di wilayah kabupaten Pandeglang

Salah satunya yang telah diterima oleh kelompok Tani jaya Desa Rahayu kecamatan Patia, dengan nilai anggran Rp 100.000.000,- dan volume 2 m x 500 m, namun sangat disayangkan pelaksana pekerjaan JUT tersebut diduga telah dikuasai oleh kepala Desa setempat padahal Program tersebut sifatnya swadaya dalam arti dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh anggota kelompok tani jaya.

Hal itu dikatakan oleh Sapei selaku kelompok tani Jaya saat ditemui oleh Mitrapol.com di lokasi pekerjaan, Sapei mengatakan bahwa dana JUT yang sudah dia cairkan di Bank itu diserahkan ke kepala Desa, karena merasa tidak pernah mengajukan program JUT.

” Karena saya mah ga mau pusing makanya diserahkan ke kepala desa, karena Saya mah teu pernah ngajukeun yang mengajukan kepala Desa kalau pekerjaan diborongkan,” ujarnya.

Sementara itu Uun Junandar selaku Sekdis DPKP membantah kalau pekerjaan diborongkan dan dikuasai kepala desa, “semua pihak di kelompok dilibatkan apalagi ketuanya,” tulis Uun melalui pesan singkat.

Berdasarkan hasil pengakuan Sapei selaku ketua kelompok, bahwa tidak pernah mengajukan program tersebut menandakan bahwa program JUT tersebut memang betul dikuasai oleh kepala desa Rahyu dan ketua, seolah hanya dijadikan boneka agar program ini bisa direalisasikan oleh pihak DPKP,” tukasnya

Sampai berita ini diterbitkan kepala Desa Rahayu tidak bisa dikonfirmasi.

 

Pewarta : R.S /Heru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.