Bersama IDI, BIDIK Lamteng gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Vaksinasi

MITRAPOL.com, Lamteng – Bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, Ormas Bidik Lamteng bersama anggota dan IDI mengadakan kegiatan Bakti Sosial oemeriksaan kesehatan gratis dan Vaksinasi

Kegiatan ini diikuti warga Indra Putra Subing yang sangat antusias dengan program layanan kesehatan tersebut, Selain program cek kesehatan seperti gula darah, kolesterol, asam urat dan juga layanan vaksin gratis juga warga diberikan susu gratis oleh Ormas Bidik Lampung tengah.

Kordinator kegiatan Muhammad Herman yang juga sebagai ketua Ormas Bidik sangat bersyukur dan berterima kasih kepada kepala puskesmas Dr. Josi Harnos, MARS dan tim Rumah sakit yaitu RS. Puti bungsu yang diwakili oleh Dr. Muhammad Fadly sebagai wakil direktur RSIA Puti Bungsu, juga hadir Maria Anike sebagai perwakilan dari RS Mitra Mulia Husada yang turut terlibat serta membantu suksesnya acara tersebut.

“Alhamdulilah kepada teman dan seluruh team yang turut serta membantu kegiatan berjalan lancar, dan terimakasih juga kepada IDI Lamteng yang telah membantu dalam kegiatan sosial tersebut, Semoga kedepan nantinya Ormas Bidik Lamteng dapat lebih bermanfaat lagi kepada masyarakat dan dapat membantu memfasilitasi setiap program yang dapat memudahkan masyarakat kampung,” ucapnya.

Dr. Josi Harnos MARS yang juga sebagai Ketua IDI juga mengatakan sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mensukseskan program tersebut.

Kegiatan ini adalah kegiatan screening kesehatan kapad masyarakat wilayah kerja Puskesmas Bandarjaya secara terpadu dengan melibatkan beberapa sektor seperti RS, Klinik, ormas dan seluruh kader kesehatan dengan nilai kesadaran sosial tanpa pemaksaan atau tekanan apapun.

Ide kegiatan ini sebenarnya diawali oleh pemikiran dari Camat Terbanggi besar yg melihat tingginya angka penderita TBC di wilayah kec terbanggi besar, dan data yg menunjukan suspect sasaran pemderita TBC yg tertinggibse kabupaten lampung tengah. Lalu Ide tersebut disambut baik oleh UPTD PKM Bandarjaya dan UPTD PKM Poncowati dan kami lansung membuat rencana tindak lanjut.

Namun karena masalah besar ini diyakini tidak memungkinkan bisa berjalan jika hanya mengandalkan petugas kesehatan Puskesmas, maka dilakukan sebuah gebrakan besar untuk merangkul semua stakeholder termasuk kader kesehatan dan organisasi masyarakat untuk membantu mensosialisasikan dan mengumpulkan masa agar kesadaran masyarakat untuk tetap sadar hidup sehat.

Disempurnakan lagi dengan dibukanya pelayanan kesehatan terpadu serta pemeriksaam kehamilan untuk ibu hamil serta pemantauan tumbuh kembang anak. Tanpa diduga duga ternyata antusias masyarakat akan kegiatan ini cukup luar biasa. Kami berharap hal ini bisa dijadikan sebuah pilot projek pelaksanaan salah satu konsep kesehatan Penta Helix untuk mewujudkan masyarakat yang sehat sehingga selalu dapat berkarya dan produktif.

 

 

Pewarta : Lami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.