Melalui Saung Kreatif Subang Berkebun, Polisi mampu olah Sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi

MITRAPOL.com, Jabar – Kapolsek Subang Polres Subang Polda Jabar Kompol Yayah Rokayah berinovasi ciptakan Saung Kreatif bersama warga, berkreasi budidayakan ulat magot dan mengolah sampah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kunci keberhasilan suatu program adalah dapat merubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih baik dan produktif.

“Berkat upaya yang dilakukan oleh personel Polres Subang Polda Jabar, kini warga menyadari bahwa hidup sehat dan pelestarian lingkungan sangat penting, disamping menambah pemasukan ekonomi bagi keluarga.” tutur Ibrahim Tompo.

Seperti yang dilakukannya bersama warga di “Saung Kreatif Subang Berkebun” TPS Jalitri Kel Karang Anyar Kec/Kab Subang, pada 18 Agustus 2022 Kapolsek Subang Polres Subang Polda Jabar melakukan edukasi terkait budidaya ulat magot dan sistem pengolahan sampah, Sabtu (20/8/2022).

Kapolres Subang Polda Jabar AKBP Sumarni, S.I.K.,S.H.,M.H. mengatakan bahwa ” Kapolsek Subang Polres Subang Polda Jabar mampu menaklukan masalah sampah sehingga menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Adapun kegiatan yang dilakukan oleh Kapolsek Subang berkolaborasi bersama Babinsa Serka Sumarna dan sejumlah komunitas Saung Kreatif Subang Berkebun diantaranya, Saung Kreatif Subang Berkebun merupakan sarana edukasi anggota masyarakat dan pelajar yang ingin belajar mengolah sampah organik dan an-organik menjadi produk yang bernilai ekonomi dan tempat budi daya magot BSF.

Saung Kreatif dijadikan sebagai sarana pelajar dan siswa SLB untuk belajar melukis, membuat produk- produk dari limbah sampah an-organik dan Pojok baca untuk menumbuhkan minat baca kembali di kalangan pelajar.

Membuat rak magot BSF yang inovatif dibuat secara vertikal untuk efisiensi tempat , bersih serta tidak berbau dengan melakukan fermentasi terhadap limbah sampah dapur dengan menggunakan mixer produksi sendiri.

Membuat pakan alternatif ikan dengan berbahan dasar magot BSF dalam kolam bioflok diameter 4 meter, untuk mengedukasi masyarakat membuat kolam ikan di lahan terbatas.

Membuat pupuk organik dari sisa kasgot ( bekas magot ) untuk tanaman sayuran yg ditanam di sekitar area TPS Jalitri, supaya dapat merubah TPS (Tempat Penampungan Sampah ) menjadi hijau dan indah dengan dijadikan lahan urban farming (dengan menanam pepaya merah delima)

Memberdayakan warga masyarakat setempat dan para pemulung yang mengais rejeki di sekitar TPS Jalitri sehingga dapat menambah penghasilan serta meningkatkan ketahanan pangannya pasca pandemi covid-19.

Saung Kreatif Subang Berkebun telah dijadikan tempat pelatihan Bimtek Pengelolaan sampah budi daya maggot BSF dg Peserta angkatan 3 dr Desa Wisata Cisaat Kec Ciater dr Kementrian Lingkungan Hidup pada tgl 4 s.d 5 Agustus 2022

Disampaikan Kapolres Subang Polda Jabar bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu dan berkontribusi terhadap Pemda Subang dalam mengurangi sampah yang dihasilkan warga Subang dan menjalin silaturahmi antara Polri , TNI, masyarakat serta Pemda Subang sehingga menghasilkan respon positif , hal ini dibuktikan dengan adanya penghargaan pada tanggal 17 Agustus 2022 dari Bupati Subang terhadap Kompol Yayah Rokayah Kapolsek Subang Polres Subang Polda Jabar sebagai penggiat lingkungan yang membuat budi daya magot BSF.

 

Pewarta : Hamdani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.