Korupsi Dana Desa, Kejari Tobasa Tahan Kades Sibuea, Laguboti Toba 

MITRAPOL.com, Toba Sumut – Kejaksaan Negeri Toba Samosir melalui seksi tindak pidana khusus akhirnya menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap CS (54), Kepala Desa Sibuea, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Rabu (24/08/22).

Kepala Kejaksaan Negeri Toba Samosir Baringin Pasaribu SH MH, didampingi Kasi Intel Gilbeth Sitindaon SH dan Kasi Pidsus Ricard Sembiring SH dihadapan sejumlah wartawan yang hadir menyampaikan keteranganya terkait penetapan tersangka dan penahanan CS Kades Sibuea.

Pada hari ini tim jaksa penyidik kejaksaan negeri Tobasa menetapkan dan menahan Kepala Desa Sibuea, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2020″ Sebut Baringin Pasaribu. Lebih lanjut diterangkannya, Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi ini sebesar Rp155.184.000,-

Penahanan tersangka CS, Kepala Desa Sibuea yang telah berstatus tersangka ini kita lakukan untuk 20 hari ke depan guna menghindari penghilangan barang bukti.

CS Kades Sibuea tersebut dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dikeluarkan Inspektorat Kabupaten Toba dalam pengelolaan DD dan ADD 2020, ditemukan kerugian negara sebesar Rp155.184.000,” ungkap Baringin.

Adapun modus yang dilakukan tersangka CS sebut Baringin, CS melakukan markup kegiatan belanja anggaran DD dan ADD. Selain markup juga ditemukan belanja kegiatan yg fiktif.
guna memuluskan perbuatannya, CS tidak mengikutsertakan pejabat atau perangkat desa lainnya dalam proses pengadaan barang dan jasa. Padahal, sesuai peraturan undang-undang, harus melibatkan perangkat desa, ujar Baringin Pasaribu mengakhiri.

 

 

Pewarta : Abdi. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.