Paripurna DPRD Sulsel Terhadap ranperda perubahan kedua

MITRAPOL.com, Makassar Sulsel – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD Provinsi Sulsel) laksanakan rapat paripurna dewan di gedung rapat paripurna kamis (25/08/2022) jl Uripsumoharjo Kota makassar

Pimpinan rapat hari oleh wakil ketua DPRD Sulsel H.Nimatullah didampingi wakil ketua Muzayyin bersama dengan Sekda Sulsel Abdul Hayat

Penyampaian penjelasan Gubernur sulsel terhadap ranperda perubahan kedua atas Perda no.10 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, dibacakan Sekprov Sulsel selaku yang mewakili Gubernur, diketahui Gubernur Sulsel tidak dapat hadir karena kunjungan kerja keluar daerah di Bali.

“Sekda Abdul hayat dalam penjelasannya meminta kepada DPR agar dapat menyetujui ranperda perubahan agar dapat ditindak lanjut ke pembahasan selanjutnya,” tutur hayat.

Pembahasan selanjutnya adalah Penjelasan DPRD atas tiga ranperda meliputi, Transformasi penyelenggaraan oleh tim insiator A.Muh. Irfan Ab, pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh tim insiator Risfayanti Muin, Pengelolaan dan pemanfaatan Hutang Mangrove oleh Tim insiator H. Hengky Yasin.

Pembentukan Perda perpustakaan dianggap penting sebab perpustakaan memiliki posisi sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, pungkas Irfan

“TPPO dinilai sangat penting sebab jumlah korban dari tindak kejahatan ini terus menerus mengalami peningkatan, disamping itu akibatnya korban mengalami penderitaan lahir dan batin, kehancuran masa depan, cacat moral bahkan sampai pada ancaman kematian,” jelas Risfayanti

Hutang mangrove dinilai perlu sebab pemanfaataanya sangat baik untuk masyarakat dari hutang mangrove menjadi tambak, jelas Hengky.

Turut Hadir Sejumlah OPD Pemprov Sulsel.

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.