WOUW…!!! Residivis dan juga oknum wartawan ini di tangkap atas dugaan melakukan pemerasan terhadap Dokter Selingkuh

MITRAPOL.com, Pasuruan Jatim – Secara Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polres Pasuruan berhasil mengamankan seorang pelaku dugaan kasus pemerasan terhadap salah satu Dokter Rsi Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan.

Ironisnya lagi. pelaku yang di duga telah melakukan pemerasan terhadap dokter rsi masyithoh yakni dr. Wahyudi. mengaku berprofesi sebagai Wartawan dari sebuah media online yang bernama lintasmatra.com.

Diketahui, Oknum wartawan tersebut bernama Abdul Muin Hanafi (55). warga Desa Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Kanit Pidum Polres Pasuruan, Ipda Anton mengatakan bahwa oknum Wartawan Muin ditangkap di rumah makan Rawon Setia di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/8) pukul 10.30 WIB.

 

“Pelaku pemerasan ini di amankan oleh anggota Polres Pasuruan saat melakukan aksi pemerasan terhadap dokter di rumah Makan Rawon Setia, dan Pelaku Muin mengakui dirinya telah meminta uang kepada korban,” jelas Anton.

Di jelaskan Anton, pada tanggal 26 Agustus 2022 kemaren Muin telah mendatangi tempat kerja korban di rsi Masyithoh menemui dokter Wahyudi guna mengkonfirmasi terkait adanya dugaan perselingkuhannya dengan teman sekantornya.

Atas hal itu. Muin yang mengaku wartawan media online lintasmatra.com ini meminta uang kepada dokter Wahyudi sebesar Rp 10 juta. Jika tidak memberikan uang yang dimintanya itu, maka dirinya mengancam akan memberitakan atau memviralkan.

“Pelaku mengancam korban, jika korban tidak menyediakan uang sebesar Rp 10 juta. Korban diancam akan mengekspose dirinya yang berselingkuh dengan teman sekantornya,” ujar Anton.

Pasca bertemu dengan pelaku, korban meminta pelaku untuk datang hari ini dan mengajak pelaku ke rumah makan untuk melakukan transaksi tersebut.

Saat transaksi, Muin telah menerima uang dari korban sejumlah Rp 7 juta dari Rp 10 juta yang telah dijanjikan. Dan untuk sisanya Rp 3 juta, korban berjanji akan diberikan pada sore harinya.

Melihat adanya transaksi tersebut, petugas langsung mengamankan pelaku beserta barang buktinya yang berupa uang sebesar Rp7 juta serta mobil Avanza berwarna merah hati bernopol N-1106-SY.

Dari penangkapan tersebut Pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya yang telah meminta sejumlah uang kepada korban supaya tidak diberitakan ke media.

Anton juga menambahkan bahwa oknum wartawan tersebut adalah Residivis kasus tindak pidana pencurian.

“Pelaku sebelumnya juga pernah melakukan tindakan pidana pencurian. Pelaku termasuk residivis,” tutup Anton.

Awak Media MITRAPOL juga mencoba untuk menkonfirmasi Wakil Pemimpin Redaksi Media lintasmatra.com Solihan dengan melalui pesan whatsapp, namun hingga tayangnya berita ini pihaknya belom membalasnya.

 

Pewarta : Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.