Bersama Komunitas Indonesia Menuju Hijau, Desa Bajo Bebas Sampah Bersih dan Sehat

MITRAPOL.com, Blora Jateng – Indonesia selaku tuan rumah G20 tahun 2022, menyatakan kepedulian dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan.

Sejalan dengan visi dan misi pemerintah di bidang lingkungan, Komunitas Indonesia Menuju Hijau (IMH) beserta Pemerintahan Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora telah sepakat untuk menyatukan visi dan misi dengan melakukan gerakan sadar lingkungan dengan tema “Menuju Desa Bebas Sampah 3R Zero Waste Management”.

Komunitas Indonesia Menuju Hijau bersama dengan Pemerintah Desa Bajo saat ini telah mendirikan Tempat Pengelolaan Sampah Darurat(TPS) yang terletak di lingkungan Balai Desa, dengan menerapkan sistem 3R Zero Waste Management, dalam arti pengelolaan sampah berdasarkan sistem manajemen yang sehat, pembinaan SDM, dan mengacu pada sistem 3R. Sampah warga akan dipisah menjadi 2 yaitu Organik dan Anorganik. Sampah organic seperti sampah dapur, sisa sayur, buah akan diolah menjadi pupuk cair, pupuk organic, maggot. Sedangkan sampah anorganik seperti botol plastik, kaca, kresek akan dikumpulkan dan diolah kembali.

Komunitas Indonesia Menuju Hijau bersama dengan Pemerintah Desa Bajo melakukan sosialisasi disetiap RT/RW di desa Bajo untuk memberikan edukasi mengenai kepedulian lingkungan.

Sebelumnya warga desa Bajo membuang sampah di sembarang tempat seperti penggir jalan, sungai atau dilahan kosong, ada juga warga yang membakar sampah, namun setelah program ini dijalankan pembuangan sampah liar dapat dikurangi. Bahkan warga desa Bajo sangat antusias mendukung adanya program ini.

Komunitas Indonesia Menuju Hijau bersama dengan Pemerintah Desa Bajo juga melibatkan putra daerah untuk berpartisipasi dalam gerakan ini. Putra daerah akan dibina oleh Komunitas Indonesia Menuju Hijau terkait cara pengangkutan sampah dari warga menuju TPS darurat, mengelola sampah dengan benar. Program ini dapat diteruskan oleh putra daerah setempat. Putra daerah yang terlibat akan ditunjuk oleh pemerintah Desa Bajo sebagai pengurus lembaga resmi milik desa yaitu: Bank Sampah, KSM, dan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa).

Salah satu warga masyarakat Desa Bajo Adi kepada reporter Mitrapol di warung kopi nyak Ten pada 30/8/2022 memberikan keterangan bahwa beberapa warg Bajo sangat senang dengan adanya komunitas IMH di sini karna bisa memberikan edukasi yang berdampak bisa menambah pemasukan, bahkan kedatanganya selalu di nanti.

“Petugas Bank sampah akan melakukan pengangkutan sampah dari warga ke TPS Darurat sesuai jadwal. setiap sampah yang diangkut akan ditukar dengan sejumlah uang yang akan diperolah warga berdasarkan bobot timbangan, sehingga warga mendapatkan penghasilan tambahan. Selain itu penghasilan tambahan lain yang didapatkan warga juga berasal dari kegiatan sortir botol plastik dengan pendapatan sebesar Rp 500/kg, bahkan ada warga yang mendapatkan hingga Rp 120.000 dalam sehari dari kegiatan ini.Dan perlu diketahui semua ini saya lakukan secara geratis dan tidak mau merepotkan Desa,” ungkap Antonio Louise Susanto Ketua Komunitas Indonesia Menuju Hijau

Sementara itu di lokasi TPS Kades Bajo Sunhaji menyampaikan terima kasih dan sangat mendukung komunitas IMH di Desanya yang mana bisa memberikan edukasi dan solusi dalam hal kepedulian lingkungan untuk menuju desa bersih bebas sampah.

 

 

Pewarta : Menco

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.