Kapolres Blora hadiri pagelaran Wayang Kulit

MITRAPOL.com, Blora Jateng – Pagelaran Wayang Kulit bersama Dalang Greng dari Sragen dengan judul Semar Mbangun Deso menjadi puncak rangkaian kegiatan perayaan HUT ke 77 di Kedungtuban, Selasa (30/8/22), di halaman Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Jateng.

Pagelaran Wayang Kulit ini diprakarsai oleh APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kedungtuban bersama Panitia induk Kecamatan Kedungtuban sebagai bentuk rasa syukur setelah 77 tahun Bangsa Indonesia merdeka dan terlepas dari belenggu penjajahan bangsa asing di Negeri kita tercinta ini.

Hadir dalam malam resepsi yang menampilkan kepiawaian Dalang kondang Greng tersebut, Bupati Blora Arief Rohman, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK,MM,MH, beserta jajaranya, perwakilan Kodim 0721, anggota DPRD Aclif Nugroho, Forkopimcam dan Kades se-Kecamatan Kedungtuban serta tentunya tidak ketinggalan masyarakat Kedungtuban.

Pada kesempatan ini, Camat Kedungtuban Rajiman dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada semua warga Kedungtuban yang antusias dalam memeriahkan HUT ke 77 RI, baik di tingkat Kecamatan maupun Desa, semoga pandemi segera berakhir dan menghimbau warga untuk segera melengkapi vaksin boster sehingga bisa lebih leluasa lagi dalam beraktivitas untuk pemulihan ekonomi akan lebih cepat terwujud. Sebagaimana slogan HUT ke 77 RI yaitu “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat,” pungkasnya.

Sebelum pagelaran Wayang Kulit berlangsung, acara diawali dengan pembagian hadiah bagi pemenang lomba dan beberapa kegiatan menarik selama bulan Agustus. Salah satunya adalah penyerahah hadiah berupa uang dan dua ekor Kambing bagi pemenang gropyokan tikus yang juga diikuti oleh kecamatan Keradenan dan Kedungtuban.

Dalam sambutanya Kapolres Blora AKBP Fahrurozi menyampaikan bahwa daerah Blora Selatan pertanianya dalam dua tahun ini sedang tidak baik-baik saja, yang mana telah didengar bahwa tanaman petani mengalami gangguan hama tikus yang mengakibatkan kerusakan bahkan berpotensi gagal panen. Maka dari itu Kapolres berharap kepada Forkopimcam dan elemen masyarakat untuk bekerjasama memberantas hama tersebut dengan cara gropyok tikus dan pemasangan rumah burung hantu.Sehingga nantinya diharapkan daerah Blora selatan ini bisa menjadi lumbung padi untuk ketahanan pangan.

“Saya berterima kasih kepada Forkopimcam dan elemen masyarakat begitu disampaikan gropyokan tikus besoknya langsung dilaksanakan dengan penuh semangat bahu membahu. Semoga kegiatan ini terus dilanjutkan untuk mengatasi hama tikus tanpa ada lagi pemasangan setrum di persawahan yang membahayakan petani sendiri,” ungkap Kapolres.

Di tengah berlangsungnya pentas Wayang Kulit ini Ki Dalang Greng meminta kepada semua kepala Desa se-Kecamatan Kedungtuban untuk naik diatas panggung, sehingga pertunjukan semakin menarik karena diselingi beberapa candaan dengan Ki Dalang dan ditemani beberapa kades ketua APDESi Jateng ini sempat menyanyikan sebuah lagu.

Sebelum turun dari panggung ketua APDESI Jateng yang juga kades Sidorejo mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya atas peran serta dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke 77 RI di Kedungtuban ini. Sedikit juga disampaikan bahwa petani gagal kepala desa jadi tumpuan, mari kita bersama-sama perangi hama tikus ini.

 

 

Pewarta : Menco

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.