YLBH Iskandar Muda Aceh : Minta Kejaksaan Segera Periksa Pembangunan Jalan Elak Aceh Timur

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Pembagunan Jalan elak di Kabupaten Aceh Timur, sudah terlantar dan tidak ada tanda adanya pekerjaan untuk tahap berikutnya, saat ini jalan yang di programkan tidak jelas dan sudah di tanam tanaman kembali, seperti tanaman kacang panjang, ubi kayu dan berbagai tanaman lainnya.

Demikian dikatakan Sekertaris Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh, (YLBH Iskandar Muda Aceh) Rahmad Wahyudi kepada Wartawan, Jum’at (2/9/2022) sore di Idi Rayeuk usai melewati jalan elak kawan Nurul Aman ( idi cut – Aceh Timur ).

Ia meminta kepada penegak hukum, baik Kajagung, maupun Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, segera turun tangan untuk periksa pembangunan jalan elak yang sudah terlantar itu, yang diperkirakan menelan dana mencapai Rp 70 Milyar lebih kurang.

Kita menduga dalam pembagunan jalan elak Aceh Timur, Peudawa Rayeuk s/d Darul Aman, yang melewati Kecamatan, Peudawa – Idi Timur – Darul Ihsan- Idi Rayeuk- Idi Tunong- Darul Aman itu, ada unsur dugaan korupsi.

Pasalnya, jalan elak itu belum ada pembagunan lanjutan dan tidak ada tanda untuk dilanjuti.

“Kita sudah kelokasi jalan elak itu, ada sebagian yang ditanam pohon ubi kayu dan kacang panjang, dugaan kita sementara jalan elak tersebut belum ada,” lanjutannya.

Dugaan kita pembangunan jalan elak, saat itu hanya untuk kepentingan sejumlah pejabat Aceh Timur, kita minta penegak hukum agar segera melakukan pemeriksaan terhadap kasus pembangunan jalan tersebut.

“Banyak terjadi kejanggalan terhadap pembangun jalan tersebut, dan ada tanah di lokasi jalan itu yang seorang lagi pemiliknya belum dilakukan ganti rugi,” sebut Rahmad Wahyudi.

Sumber data yang kita dapatkan, jalan itu yang dibangun lintas Banda Aceh- Medan. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, menargetkan pembangunan jalan elak sepanjang 20,5 Kilometer (KM) mulai dari Kecamatan Darul Aman (idi cut) sampai Kecamatan Peudawa yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APDB) tahun 2016 dan akan rampung thun 2018,” tutupnya.

 

Pewarta : T. Indra/Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.