Dugaan proyek fiktif, pembangunan MCK di Kelurahan Tejoagung patut ditelusuri

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Pada Tahun 2021, Kelurahan Tejoagung Metro Timur, menganggarkan dana senilai 20 juta bagi 4 titik rumah penerima bantuan pembuatan MCK (Mandi, Cuci dan Kakus) peruntukan masyarakat miskin. Namun, kabar yang berhembus isu dugaan jika pembangunan MCK hanya dikerjakan pada satu titik dan tidak sepenuhnya dilaksanakan oleh panitia Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat.

Mengingat, pembangunan MCK tersebut menggunakan anggaran negara. Tentu, sangatlah wajib diketahui tentang kebenaran sejelas – jelasnya akan proyek tersebut. Kemudian, tim media menemui Lurah Tejoagung beserta Ketua LPM setempat.

Saat ditemui, Lasno selaku Ketua LPM Tejoangung mengakui, jika bantuan pembuatan MCK bagi masyarakat tersebut telah dilaksanakan. Bahkan, usai pembangunan tersebut disaksikan oleh tim terkait.

“Jadi itu adalah bantuan tahun 2021, semuanya sudah kita buat dan pertanggung jawabkan. Sudah kita serahkan dan diterima sama yang berwenang. Waktu itu, ada tim dari kelurahan dan kecamatan turun dan sudah ngetim semuanya. Tetapi jika kalau mau diklarifikasi hasilnya, bahasa kita siap kita tunjuin,” kata Lasno, didampingi oleh Erwan Musaddad Lurah Tejoagung dan Seklur Basuki, Jumat (2/9) beberapa waktu lalu.

Lasno menjelaskan, ada terdapat titik – titik lokasi penerima bantuan pembangunan MCK diwilayah Tejoagung.

“Pertama RT 4 nama Riki, yang kebetulan gandeng dengan mushola yang memang tidak ada. Kemudian, tempat Nazarudin RT 8 dibawah pohon bambu kampung baru, satu lagi RT 1 RW 1 an.pak Gunawan, dan satu lagi RT 9 RW 2 an.Siswanto,” jelas Lasno.

Selanjutnya, Lasno juga menuturkan jika permasalahan pembangunan MCK Tejoagung tersebut sudah kesekian kalinya dipertanyakan oleh media. Bahkan, Lasno juga menjabarkan tentang jumlah nilai bantuan pada masing – masing penerima yang berbentuk bahan material.

“Kalau mau di cros cek lapangan, siap. Saya LPM sini dan untuk warga sini. Nilainya 5 juta di masing – masing titik. Bahan materialnya berbentuk barang, bata, pasir, semen, closet dll. Saya jadi Ketua LPM dari tahun 2021, ini periode yang kedua. Kemarin itu, periode tiga tahun sejak 2018 – 2021. Kumudian periode sekarang sampai lima tahun. Terus terang saja yang menanyakan masalah ini yang ke enam dan tujuh,” ujarnya.

Sementara itu, Erwan Musaddad selaku Lurah Tejoagung Metro Timur, yang juga ikut mendampingi Ketua LPM mempersilahkan, awak media mengklarifikasi tentang pembangunan MCK diwilayahnya.

“Silahkan ditanyakan saja kepada Ketua LPM, pak Lasno,” jawabnya singkat

Kedepan, tim media akan turun di masing – masing penerima bantuan dalam pembangunan MCK bagi keluarga miskin. Hal ini berguna untuk meminta keterangan dan informasi sebenar – benarnya atas dugaan fiktifnya pembangunan MCK diwilayah Tejoagung.

 

 

Pewarta : MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.