Bekerja se-enaknya sendiri, Beginilah kinerja oknum Guru di Kecamatan Kraton Pasuruan

MITRAPOL.com, Pasuruan Jatim – Di dalam dunia Pendidikan, Guru adalah panutan atau contoh bagi muridnya akan Kedisiplinannya, entah itu disiplin dalam mengajar bahkan hingga sampai disiplin pada waktu.

Namun hal tersebut sangat bertolak belakang dengan apa yang terjadi di lapangan. Pasalnya masih saja ditemukan oknum Guru yang kerjanya ngawur dan se-enaknya sendiri, alias bisa dikatakan dengan istilah Guru makan Gaji buta.

Seperti halnya yang nampak pada sebuah SDN Slambrit Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan ini jelas terlihat sepi dan sudah tak berpenghuni. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 11.30 Wib. Siang.

Satu orang Guru pun tak nampak. Cuman nampak seorang yang mengaku dirinya adalah FZ yaitu pembantu pelaksana sekolah (tukang kebun).

Kejadian tersebut diketahui disaat kami awak media Mitrapol sedang melintas melewati SDN Slambrit, dan yang terlihat SD tersebut dalam keadaan sepi sekali dengan pintu pagar sekolahan tertutup rapat dan di grendel.

Mengetahui hal tersebut kami awak media Mitrapol mencoba masuk ke dalam sekolahan, dan disaat membuka grendel pintu pagar sekolah FZ keluar dari ruangan kelas sambil mengenakan kaos oblongnya, FZ yang diduga dalam keadaan bangun tidur dengan tidak menggunakan baju (telanjang dada).

Saat ditanya perihal keberadaan Kepala Sekolah beserta Guru dan staffnya, pak kebun yang berinisial FZ itu tampak kebingungan dan gugup. Sehingga berbagai Alasan yang disampaikan FZ.

“Eh anu pak, sedang rapat,” kata FZ kebingungan.

“Njenguk orang sakit pak,” tambah FZ

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, dan dari hasil Kongres Persatuan Guru Rebuplik Indonesia (PGRI) pada 21-25 November 1973 tentang Kode Etik Guru. Serta Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku pegawai Aparat Sipil Negara (ASN).

Guru dan pegawai hadir di sekolah pukul 07.00-14:00 WIB. Guru dan pegawai absen daftar hadir pada waktu datang dan pada waktu pulang.

Guru dan pegawai hadir dan absen daftar hadir pada acara peringatan Hari Besar Nasional dan Keagamaan yang dilaksanakan di luar jam dinas dan atau di luar sekolah.

Guru dan pegawai apabila berhalangan hadir memberi tahu secara tertulis kepada Kepala Sekolah. Guru dan pegawai apabila berhalangan hadir karena sakit lebih dari tiga hari disertai dengan surat keterangan dokter.

Guru dan pegawai apabila berhalangan hadir karena cuti setelah mendapat rekomendasi dari Kepala Sekolah

Guru dan pegawai apabila terlambat hadir atau meninggalkan sekolah pada waktu jam dinas atau jam  pelajaran harus melapor atau minta izin kepada Kepala Sekolah atau wakil kepala sekolah.

Namun kalau semuanya tidak berada di Kantor (Sekolahan) termasuk kepala sekolah dan Gurunya. Apakah hal ini dapat di dibenarkan..?

seharusnya paling tidak di situ harus ada guru piket sebagai pengganti guru lainya ataupun harus ada perwakilan dari pada guru lainnya.

Menanggapi hal tersebut kami selaku awak media Mitrapol akan melakukan Konfirmasi lebih lanjut mulai dari K3S, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan hingga ke Bupati Pasuruan. (bersambung…)

 

 

Pewarta :  lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.