Ketum GPMP : PT London Sumatera Indonesia TBK rugikan warga ratusan miliar

MITRAPOL.com, Jakarta – Ketua Umum organisasi Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme (GPMP) Andreas Benaya Rehiary yang diberi kuasa oleh warga Palembang menggelar konferessi pers, Kamis (17/11/2022) terkait kasus penyerobotan lahan seluas 13 hektar yang diduga dilakukan oleh PT. London Sumatera Indonesia TBK.

menurut Andreas, PT. London Sumatera Indonesia TBK diduga telah menyerobot lahan milik Suherlan dan Tribuana seluas 13 hektar yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Desa Beringin Makmur II, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kecamatan Rawas Ilir, dengan nilai kerugian ratusan miliar, terhitung selama lahan itu di kuasai dalam tenggang waktu 12 tahun.

Lahan seluas 13 hektar itu berupa perkebunan karet yang bisa menghasilkan perhari sebanyak 1 kwintal getah karet ,kalau di jual maka penghasilan perhari 1 juta untuk keluarga bapak Suherlan dan ibu Tribuana, sekarang pohon karet mereka di cabut dan di ganti dengan pohon kelapa sawit oleh PT. London Sumatera Indonesia TBK.

Mediasi sudah di lakukan pada tanggal 15 maret di kantor kecamatan rawas ilir namun tidak membawa hasil apapun, kemudian pada tanggal 18 maret 2005 di adakan mediasi ke dua,namun tidak ada respon dari PT. London Sumatera Indonsia TBK,namun sampai saat ini belum ada titik temu,maka kemudian komunikasi dan mediasi terhenti selama 12 tahun. Tiba-tiba pada tahun 2017 pihak PT. London Sumatera Indonesia TBK,mengklaim telah memiliki SHGU dengan lahan seluas 13 hektar, jelas Andreas.

Akibat dari penyerobotan lahan ini maka anak anak dari keluarga bapak Suherlan dam ibu tribuana tidak ada yang sekolah karena tidak ada lagi penghasilan yang didapat akibat dari penyerobotan tanah yang dimilikinya .

“Keluarga berharap mendapat keadilan dari Presiden RI dan Menteri, jangan coba-coba anda melawan hukum, konsekuensinya anda pasti tau, sampai kapan pun saya akan lawan,” tutup Andreas.

 

Pewarta : Desy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *