Reses Wakil Ketua DPRD Darmawangsyah Muin, Kegiatan ini warga minta Kesehatan Gratis

MITRAPOL.com, Sulsel – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tingkat I Provinsi Sulawesi Selatan gelar reses masa sidang I T.A 2022/2023 terhitung sejak 16 November 2012 dan akan berakhir Rabu 23 November 2022. Sebanyak 85 anggota DPRD Sulawesi Selatan kembali ke daerah pemilihan masing-masing guna memanfaatkan masa reses ini dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Ir. Darmawangsyah Muin Salahsatu anggota DPRD yang terpilih dari daerah pemilihan 3 kabupaten Gowa dan Takalar juga menggelar penyerapan aspirasi didaerah pemilihannya. Hari pertama pelaksanaan masa reses, Darmawangsyah Muin langsung bertolak ke dataran tunggi Gowa guna menyerap aspirasi masyarakat Mangempang kecamatan Bungaya, daerah yang merupakan wilayah dataran tingggi kabupaten Gowa.

Dalam pelaksanaan reses kali ini Darmawangsyah Muin tidak hanya menyapa konstituennya yang berada di dataran tinggi, tetapi politisi muda partai Gerindra ini juga menyapa konstituennya diwilayah dataran rendah. Dalam kunjungannya kebeberapa Desa tersebut, Darmawangsyah Muin disambut begitu antusias oleh warga baik di Mangempang, Pallangga, Sombaopu maupun Bajeng.

Sugiarti salah satu warga Mangempang mengungkapkan bahwa kedatangan Ir. Darmawangsyah Muin adalah hal yang sudah lama dinanti.

Menurut Sugiarti sosok Darmawangsyah Muin merupakan pejabat yang dekat dengan rakyat dan merupakan wakil rakyat yang sangat aspiratif, terbukti saat kunjungannya kali ini beliau Mengajak kami untuk berinteraktif dan meminta berbagai aspirasi dari masyarakat.

Sementara itu Tenaga Ahli Ir. Darmawangsyah Muin yang juga merupakan penanggungjawab pelaksanaan kegiatan reses, Muhammad Idris Rate mengungkapkan, dalam reses masa sidang I T.A 2022/2023 ini dibanjiri banyak permintaan. Menurut Idris Rate persoalan KIS mendominasi aspirasi rakyat dalam kegiatan reses yang digelar di lima titik berbeda. Rata-rata masyarakat mengeluhkan soal biaya kesehatan dirumah sakit, sementara mereka mayoritas tidak punya Kartu Indonesia Sehat atau KIS. Selain persoalan KIS sejumlah tenaga guru swasta di Mangempang juga mengeluhkan tidak adanya perhatian pemerintah akan nasib mereka.

Salah seorang guru bahkan menangis saat menyampaikan aspirasinya, menurutnya sudah hampir 1 tahun mereka tidak mendapat gaji.

Aspirasi lain selain soal kesehatan dan pendidikan adalah soal pelimpahan tanggungjawab perumahan ke tangan pemerintah, seperti yang disampaikan warga BTN Sukma kecamatan Sombaopu dan warga Pallangga Mas kecamatan Pallangga. Mereka mengharapkan adanya perbaikan infrastruktur jalan dalam lingkungan perumahan. Sementara disekotor pertanian juga masih menjadi keluhan masyarakat terutama kelangkaan pupuk dan juga harga jual jagung yang anjlok saat masa panen. Selain beberapa permintaan tersebut.

Masyarakat juga mengharapkan ada aga penambahan sarana dan prasarana pendidikan untuk tingkat SLTP dan SLTA, para orang tua siswa mengeluhkan minimnya daya tampung sekolah saat masa pendaftaran seperti yang terjadi di SMA 1 Gowa, SMA 2 Gowa, SMA 8 Gowa, SMA 10 Gowa dan SMA 14 Gowa, demikian halnya untuk tingkat SMP sepeti SMP 1 Sungguminasa, SMP 2 Sungguminasa dan SMP 1 Pallangga.

Sekolah-sekolah ini perlu ada penambahan ruang kelas baru agar daya serap untuk siswa calon didik baru dapat tertampung.

 

Pewarta : Ali Ghugunk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *