Proyek Pembangunan Pasar Poris Diduga Terkesan Asal Jadi

MITRAPOL.com, Tangerang – Proyek Pembangunan Pasar Poris Tangerang Kota diduga makin ngasal setelah terlihat tiang bangunan yang berdiri tidak sesuai kolom, hanya di tambal dengan semen untuk merekatkan.

Pembangunan Pasar Poris tahun 2022 yang menelan dana APBD Kota Tangerang sebesar Rp 2,2 miliar dikerjakan asal – asalan Dinas perindustrian perdagangan koperasi usaha kecil dan menengah Kota Tangerang terkesan tutup mata diduga terima fee besar dari proyek tersebut. Rabu (23/11/2022)

Kondisi baja WF yang terpasang di pinggir kolom pedestal itu akan berpengaruh terhadap kekuatannya menahan beban rangka baja kuda – kuda dan rangka atap plus atapnya.

Dikutip dari Media online Tangerang pekerjaan yang asal – asalan juga terlihat pada salah satu kolom baja WF paling depan sebelah kanan yang posisinya miring atau condong ke arah dalam, sebagaimana terpantau, Minggu (13/11/2022) lalu.

Terkini, kolom pedestal tampak sudah disisip atau ditambah dengan adukan semen. Namun tambahan adukan semen tersebut diperkirakan tidak akan menambah kekuatan strukturnya.

Pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang hingga kini belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan pekerjaan yang asal – asalan itu.

Hal itu menjadi Pertanyaan Bagi M, Zainal pengamat kebijakan publik serta pengkritik kinerja aparatur pemerintah, menurut dia kepala Dinas perdagangan koperasi usaha kecil dan menengah wilayah Kota Tangerang harus melakukan peninjauan kembali terkait struktural pengerjaan Proyek tersebut.

“Jangan dibiarkan tanpa ada pengawasan membuat kontraktor yang menerima pengerjaan itu semau maunya, seakan tidak profesional,” tegas dia

Jadi harus dipantau langsung oleh pihak terkait karena ini menggunakan uang Rakyat Jangan sampai struktur bangunan baru beberapa tahun sudah Rusak akibat proses pembangunan yang terkesan Ngasal,” tutup dia

Hingga Berita ini ditayangkan Belum ada Klarifikasi dari pihak Pihak Terkait.

 

Pewarta : Shem Mitrapol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *