Turis Asing Senang dengan Penampilan Atraksi Budaya di Sabang

MITRAPOL.com, KOTA SABANG – Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam keunikan budaya dan kearifan lokal yang menarik untuk disimak, salah satunya adalah atraksi budaya di Sabang, Aceh, yang ternyata menjadi salah satu daya tarik bagi para turis asing.

Ratusan wisatawan asing yang singgah ke Pelabuhan CT3 Sabang, menggunakan kapal pesiar, pada Kamis 8 Desember 2022, terlihat begitu gembira dan sangat menikmati saat mereka disambut oleh putra-putri Sabang dengan tarian khas Aceh, Ranup Lampuan.

Penampilan tarian oleh para penari Ranup Lampuan, seperti biasanya memang menjadi salah satu atraksi budaya yang disuguhkan oleh Pemko Sabang bersama BPKS kepada turis asing yang singgah di Kota Sabang menggunakan kapal pesiar.

Untuk kunjungan hari ini, ratusan turis asing yang singgah dengan kapal pesiar memanfaatkan waktu singgahnya selama 6 jam untuk berkeliling di Kota Sabang.

Mereka menikmati beberapa paket wisata bahari, paket kunjungan ke tempat tempat bersejarah yang ada di seluruh sudut Kota Sabang, agar mendapatkan keunikan dari kearifan lokal di Sabang.

Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi yang diwawancara awak media mengatakan, dengan lebih lama wisatawan asing tersebut tinggal, maka makin banyak uang yang dikeluarkan untuk berbelanja, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Sabang.

“Kemudian tentu yang harus kita tingkatkan adalah produk UMKM yang menjadi barang oleh-oleh yang dibawa oleh tamu kita, karena kalau kita mampu menghasilkan barang berkualitas, sovenir yang disukai oleh tamu kita, maka akan makin banyak mereka membelinya,” ujar Reza Fahlevi.

Menurut mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh itu, paket wisata bahari dan tempat tempat bersejarah bisa menarik perhatian turis asing yang datang ke Sabang, namum juga harus didukung dengan produk-produk UKMK yang akan mereka beli, agar ekonomi masyarakat bisa meningkat dan membawa dampak positif bagi warga Sabang.

“Pada intinya, keunikan dan keorisinilitas, itu yang mereka ingin lihat di tempat kita, kalau waktunya semakin lama maka akan semakin banyak uang yang dikeluarkan,” ungkap Pj Wali Kota.

Selain itu, Pj Wali Kota yang dikenal ahli dalam hal promosi wisata tersebut juga menyampaikan, selain kapal pesiar yang singgah hari ini, pada tanggal 19 Desember nanti, Sabang juga kedatangan kapal pesiar lainnya yang membawa 600-an wisatawan.

Pihaknya bersama BPKS dan stakeholder terkait lainnya, telah mempersiapkan kedatangan kapal pesiar itu sesuai SOP dan prosedur standar yang berlaku.

“Jadi agen ini punya komunikasi baik dengan Bea Cukai, Imigrasi, BPKS, atau badan otorita yang ada disini seperti Kepolisian dan KSOP, itu sudah standar dan mereka sudah melakukan koordinasi untuk standar itu termasuk mengecek kesiapan destinasi wisata yang ada,” jelasnya.

Pj Wali kota berharap atraksi budaya yang ditampilkan anak-anak Sabang bisa membuat turis asing merasa nyaman dan senang, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Daya tarik maupun atraksi, selain atraksi budaya yang kita saksikan tadi, apa yang mereka kunjungi itu, destinasi-destinasi yang ada juga menjadi daya tarik, menjadi atraksi,” ucapnya.

“Misalnya mereka datang ke Gampong Jaboi, mereka ikut memasak, itu atraksi juga yang sangat kental budaya dan kearifan lokal yang akan kita kenalkan,” pungkasnya.

Pewarta: Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *