Nusantara

Bentuk pribadi yang akhlakul karimah, Ketupay gelar pesantren kilat

Admin
492
×

Bentuk pribadi yang akhlakul karimah, Ketupay gelar pesantren kilat

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Jakarta – Dengan tema membentuk pribadi yang akhlakul karimah berkualitas dalam imam dan takwa, Kemandoran peduli anak yatim piatu dan duafa (Ketupay) menggelar pesantren kilat di Pondok Pesantren dan Tahid Qur’an Al Adzkar Bogor Jawa Barat.

Kegiatan ini dihadiri, Ketua Achmad Ridwan, Penasehat, Ustad Djallahudin, S.Pdi, Pembina Nasrullah SH.,MH, Dr. Andi khoyrurrafiq, Sp.D, Sekretaris Triandini, Humas Nurul Fitri Anggara, Bendahara Fitriah Maharani, Istiqomatul Farida dan Dokumentasi Andini Rahmawati.

Achmad Ridwan mengatakan,”Kegiatan yang berlangsung dua hari ini bertujuan memberikam bekal dan pengalaman anak anak agar memiliki landasan mental agama yang kuat, kegiatan ini diisi juga dengan penyerahan sertifikat yang langsung diizasahkan oleh Syech Abdurahman Sahal yang diberikan pada Ketupay dan peserta Sanlat dan pada malam tahun baru dilakukan pembacaan ratibul al athos dan dzikir Qiyamullail,” ujarnya.

Ahmad Ridwan kembali menjelaskan, sebanyak 20 anak yatim piatu yang merupakan warga kemandoran tujuh akan menghabiskan penutup akhir tahun 2022 ini menjadi hari yang untuk anak muda yang biasa huru hara tapi disini melakukan kegiatan tasyukuran banyak bermuashabah, istiqosha dengan mengadakan pesantren kilat yang sangat singkat selama dua hari agar mempunyai landasan mental agama yang kuat dimana setelah dari sini akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, ujarnya.

Ustadz Djalalludin S.Pdi, dalam kesempatannya juga mengatakan kepada media, Setelah mengetahui dan telah mengikuti kegiatan Pesantren kilat yang singkat dimasa libur sekolah diakhir tahun ini, diharapkan ada keinginan mereka untuk tinggal di Pesantren, karena kalau belajar di sekolah beda dengan di Pesantren dimana pola hidup menjadi teratur, sedikit makan, tidur dan bicara, mereka hanya belajar dan banyak ibadah.

Dengan kita beri contoh ini mungkin akan timbul keinginan langsung dari anak tanpa paksaaan ini sangatlah baik kemungkinan kedepannya akan menelurkan bibit anak yang sholah, sholeha, kita hanya bisa mendoakan dan mendukung dengan mereka dapat mendalami ajaran agama Islam.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana dan semoga akan ada niat anak anak untuk mondok di tempat ini dari contoh yang sudah mereka liat agar kelak menjadikan bekal masa depan nya diakherat, tutupnya.

 

 

Pewarta : Desy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *