Nusantara

UPP Kelas III Labuan adakan sosialisasi tentang pengerukan dijalur PLTU Banten 2

Admin
360
×

UPP Kelas III Labuan adakan sosialisasi tentang pengerukan dijalur PLTU Banten 2

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Pandeglang – Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan laut, nomor. A.1183/AL.324/DJPL tanggal 15 Desember 2023 tentang persetujuan kepada PT PLN Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan PGU untuk melaksanakan pekerjaan pengerukan pada perairan terminal khusus PT PLN Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan PGU.

Dengan akan diadakannya kegiatan pengerukan  tersebut, pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Labuan menggelar sosialisasi, pada Jumat (29/12/2023) pagi.

Hadir dalam acara tersebut,  pihak UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Labuhan, pihak Kasat Polair Polres Pandeglang, Kapos TNI AL Labuan, Polsek Labuan, SM PLN Indonesia Power Banten 2 Labuan PGU, Direktur PT Artha Daya Coalindo, Direktur PT Samudra Atlantis Internasional, Kepala Desa Margasana dan Kades Margagiri dari Kecamatan Pagelaran, Kades Sukamaju dan Kades Cigondang dari Kecamatan Labuan yang merupakan lokasi desa-desa penyanggah PLTU Banten 2 Labuan, ketua LP3B Labuan, LSM Peleton Pemuda Pandeglang, LSM Gerakan Mahasiswa Peduli Pandeglang dan LSM Aliansi Mahasiswa Masyarakat Untuk Keadilan dan sejumlah rekan-rekan media yang juga turut terundang.

Mokhamad Sya’i dari pihak PT Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan menyampaikan kisi-kisi terkait kegiatan yang akan dilakukan.

“Sosialisasi terkait dengan rencana kegiatan pengerukan matrial akan dilakukan oleh PLTU 2 Labuan yang dikerjakan oleh KSO ya PT SAI dan ADC. Perlu dilakukan sosialisasi, karena kegiatannya berkaitan kebersinggungan dengan area ruang laut, yang mana area ruang laut ini adalah yang tidak berdiri sendiri, dalam artian tidak hanya PLTU atau mitra-mitra PLTU saja yang berkegiatan di sana, tapi juga pasti ada kegiatan dari masyarakat sekitar terutama dari para nelayan,” ujarnya.

Mokhamad Sya’i juga menyampaikan, agar nantinya di lapangan tidak terjadi kontradiksi atau pertanyaan-pertanyaan yang menyebabkan mis informasi.

“Mis understanding, atau mis salah paham. Nah oleh karena itu, di forum ini kami persilahkan untuk sama-sama kita bertanya, berdiskusi ya nanti akan disampaikan akan dijawab juga baik oleh kami dari PLTU 2 Labuan ataupun dari pihak yang mengerjakan kegiatan,” kata dia.

“Dan mohon maaf karena kegiatan ini kegiatan tanggap darurat jadi acaranya serba dadakan namun perlu diketahui ya kenapa kegiatan ini perlu dilakukan karena laut sekarang ini kan secara alamiah mengalami pendangkalan” tambahnya.

Boy Prasojo selaku tuan rumah sebagai kepala kantor SAHBANDAR UPP Kelas III Labuan yang mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang hadir sekaligus menjelaskan dasar kegiatan yang akan berlangsung.

Dalam acara sosialisasi tersebut, dilanjutkan presentasi dibantu dengan proyektor yang dilakukan oleh Mujiono, selaku pelaksana dari pihak PT Samudra Atlantis Internasional. Mujiono menjelaskan tentang perizinan dari pihak pemerintah terkait, SPK, system kerja, visi misi, SPK juga proses pengerjaan pengerukan pendangkalan dengan lama pengerjaan 210 hari.

Sementara itu, Rhandi Suharta selaku Kepala Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran kepada awak media menanggapi diperlukan sosialisasi kembali.

Menurutnya, sosialisasi tidak cukup dilakukan satu hari, akan tetapi harus berkelanjutan. Karena demi kelancaran proses pengerjaan, harus diantisipasi bersama.

“Seperti pihak pelaksana pekerjaan pengerukan juga harus bisa lebih intens dengan pihak emerintah desa khususnya desa penyanggah, agar melakukan sosialisasi atau memfasilitasi sosialisasi kembali dengan masyarakat langsung baik kepada RT atau kelembagaan desa yang ada, termasuk yang lebih domain itu para nelayan. Nah itu khawatinya kalau ada keluhan apa-apa pasti datangnya ke pemdes,” tukas Rhandi.

“Seperti kita kumpulkan di masing-masing kantor desa dan diberikan arahan, bisa juga dengan memasang pamplet atau plang imbauan, juga pemberitahuan yang dibantu oleh pemdes setempat, atau jenis sosialisasi lainnya yang menyentuh langsung dengan masyarakat terutama para nelayan. Dan bahkan yang lebih banyak masyarakat nelayanya itu warga Desa Teluk Kecamatan Labuan jelas harus dibantu juga sosialisasi,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *