Jakarta

Terkait penganiayaan relawan Ganjar, Bunda Milenial minta copot Dandim Boyolali

Admin
9814
×

Terkait penganiayaan relawan Ganjar, Bunda Milenial minta copot Dandim Boyolali

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Jakarta – “Saya sebagai seorang Ibu atau Bunda, melihat kejadian di Boyolali, terhadap anak-anak itu ,yang secara keji di pukul, di seret dan di hajar oleh belasan oknum anggota TNI, sangat sedih, marah dan ikut sakit hati. TNI adalah pengayom, pelindung dan penjaga masyarakat. Kok kejam sekali sih ! Kaya preman jalanan, main keroyokan. Apapun alasannya, gak boleh main hakim sendiri dong. Anak-anak itu bukan maling atau penjahat loh..” Sisca Rumondor,” ujar Ketua Umum Bunda Milenial melalui rilisinya yang disamapikan kepada awak media. Senin (2/1/24).

Lanjutnya, Peristiwa penganiayaan kepada 7 orang relawan Ganjar Mahfud yang dilakukan oleh oknum TNI anggota Kompi B Yonif Raider 408/Sbh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, harus diproses dengan cepat dan dituntaskan oleh Kasad dan Panglima TNI dan aparat penegak hukum terkait .

Mereka oknum-oknum yang telah melakukan penganiayaan harus diproses secara hukum dan dikenai sanksi seberat-beratnya. Kami mendesak adanya keterbukaan proses hukum bagi para pelaku, bilamana perlu copot Dandim Boyolali, yang sepertinya tidak netral, cenderung berpihak.

“Mencermati perkembangan yang terjadi di masyarakat, kini rakyat merasa resah dan gelisah, terutama para pendukung Ganjar Mahfud, yang mana sebelum-belumnya terdapat intimidasi dari oknum kepolisian, seperti kasus Aiman Wicaksono dipolisikan, Butet Kertahardja tokoh seniman, kasus Najwa Sihab yang di retas semua gadget dan websitenya, bahkan ada ancaman “diam atau mati”, dan kali ini terjadi penganiayaan fisik kepada relawan Ganjar Mahfud oleh oknum TNI. Indonesia adalah negara demokrasi, kebebasan berpendapat dan ber ekspresi di lindungi oleh undang-undang. Kok di bungkam? Apakah jaman ini kembali seperti Orde baru ??!”, tanya Sisca dengan ekspresi serius.

“Awal tahun 2024, demokrasi di cederai kembali. Pemilu yang katanya harus damai, pesta rakyat, riang gembira. Tapi buktinya banyak kasus dan kejadian yang secara vulgar dipertontonkan dan dipersembahkan oleh para penguasa yang gila kekuasaan. Rakyat boro-boro mau bergembira. Kami muak…kami marah.. Sekuat apapun tekanan para penguasa, kami andalkan DOA dari kaum Ibu, agar Penguasa sesungguhnya yang berpekara dan bertindak, agar Indonesia betul-betul mendapatkan pemimpin orang baik dan jujur demi rakyat,” pungkasnya dengan tegas.

Bunda Milenial adalah komunitas ibu-ibu berkebaya yang mempunyai visi misi budaya, sosial dan kemanusiaan. Aktif bergerak di grassrooth sejak 2014. Dan di pemilu 2024 ini menjadi relawan militant untuk Ganjar Mahfud. Karena sejak awal, Bunda Milenial melihat hanya di Ganjar Pranowo yang mempedulikan budaya, tegas terhadap intoleransi dan juga memperhatikan kaum perempuan. Sangat sesuai dengan visi misi Bunda Milenial.

 

Pewarta : Desy

Respon (2)

  1. TNI AD hrs tegas dan jgn mrnutupi kasus penganiayaan relawan Ganjar oleh oknum tni AD. Jgn ssmpai DANDIM BOYOLALI justtu membrla anak buahnya yg brutal. Pecat DANFIM BOYOLALI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *