Nusantara

Musrenbang Desa Banuayu Tahun Anggaran 2024, Rehab Jembatan Gantung Merupakan Wewenamg PUPR Kabupaten

Admin
930
×

Musrenbang Desa Banuayu Tahun Anggaran 2024, Rehab Jembatan Gantung Merupakan Wewenamg PUPR Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Gelar Rapat Terkait Musrenbangdes, Rehab Jembatan Gantung Merupakan Wewenamg PUPR Kabupaten

Musrenbang Desa Banuayu Tahun Amggaran 2024, Rehab Jembatan Gantung Merupakan Wewenamg PUPR Kabupaten

MITRAPOL.com, Muara Enim – Pemerintah Desa (Pemdes) Dangku Kecamatan Empat Ptulai Dangku Kabupaten Muara Enim menggelar rapat terkait masalah Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan), Selasa (9/1/2024). Hadir dalam rapat Camat Empat Ptulai Dangku Arman Sarijaya dan Kepala Desa Dangku Rasuti Alamsyah, serta masyarakat.

Dalam rapat tersebut, diungkapkan bahwa saat Musrenbang, warga desa meminta kepada pemerintah agar yang menjadi prioritas utama adalah perbaikan Jembatan Gantung Banuayu yang kondisinya sudah rusak parah. Sehingga dikhawatirkan suatu saat dapat memakan korban bila warga melewati jembatan tersebut.

Hal itu merupakan usulan dari warga Desa Banuayu sendiri, terlepas dari usulan-usulan lainnya yang sifatnya membangun.

Ketua BPD, Edy Arafik mengatakan bahwa dirinya meminta pendapat dengan pendamping desa. Dalam hal ini terkait dana desa, apakah bisa digunakan untuk merehab jembatan gantung?  Dijawab pendamping desa, bahwa dana untuk rehab jembatan gantung itu besar dan merupakan wewenamg PUPR Kabupaten.

“Namun kalau dana untuk ketahanan pangan silakan digunakan, untuk pembangunan irigasi untuk mengalir air ke sawah sawah demi untuk meningkat hasil pertanian masyarakat desa Banuayu, dan juga bisa dimanfaatkan pembelian bibit sapi untuk masyarakat namun harus dipelihara yang baik agar bisa berkembang biak,” tutur Edy kepada media.

Rapat berjalan lancar, di mana semua aspirasi warga dapat diterima oeh kepala desa dan disepakati Camat Enpat Ptulai Dangku, Arman sarijaya.

Dalam kesempata tersebut, Armam juga mengimbau seleruh warga masyarakat di wilayahnya agar berhati-hati jika ingin ke sungai, karema saat ini air sungai sedang meluap dan arusnya cukup deras.

“Untuk oran tua bagi yang punya anak kecil harus d perhatikan jangan sampai bermain di pinggir sungai agar tidak terjadi hal-hal yg tidak kita ingin kan, karena saat ini sedang musim penghujan dan bercampur petir maka kita harus waspada demi untuk keselamatan kita bersama,” kata Arman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *