Nusantara

Tercatat kelola 391 miliar, Ratusan paket proyek di UNILA terindikasi korupsi

Admin
1628
×

Tercatat kelola 391 miliar, Ratusan paket proyek di UNILA terindikasi korupsi

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Pada tahun 2023, UNILA (Universitas Lampung) mengelola ratusan paket proyek dengan berbagai macam jenis. Mulai dari fisik pembangunan, pengadaan barang yang nilainya mencapai miliaran. Namun, dibalik semua itu ada paket-paket didalam sistemnya ada yang tidak wajar dan perlu dipertanyakan.

Melalui data online nasional, jumlah nilai keseluruhan dari ratusan paket-paket proyek (647 paket) yang dikelola oleh pihak UNILA pada tahun 2023 berjumlah Rp. 391.814.562.598 miliar. Sehingga tim media perlu mengkonfirmasi kepada pihak UNILA bidang terkait untuk meminta penjelasan secara jelas tentang hal itu.

Saat ditemui, tim media di temui Suratno selaku bidang Humas UNILA. Dirinya menjelaskan secara singkat agar tim media memberikan surat tertulis kepada pihak UNILA agar bisa menjawab apa-apa saja yang ingin dipertanyakan.

Hal penting yang dipertanyakan tim media adalah di beberapa item paket-paket proyek. Bahwa, adanya paket yang nilai angka mencapai di atas 200 juta dan hingga miliaran. Tetapi, prosedurnya tidak melalui proses tender dan hanya melalui sistem ( e- purchasing ) / e – katalog.

“Maaf, sumber data dari mana pak, apa ada softcopy. Nanti kami sampaikan ke pimpinan ya. Saya menjabat humas UNILA sejak tahun 2018,” jawab Suratno saat di temui Mitrapol.com, Kamis (19/01/2023).

Kemudian, pihak UNILA berjanji akan memberikan jawaban tersebut secara detail. Tetapi, pihak media memberikan surat secara tertulis. Padahal pihak UNILA dapat menjawab secara singkat persoalan itu melalui bidang yang terkait dan bertanggung jawab. Terkesan pihak UNILA hendak menutupi segala pertanyaan oleh tim media atas adanya paket – paket yang terindikasi dikerjakan sepihak.

“Kami harus cek dulu mas, saya enggak seberapa menguasai masalah pekerjaan ini. Kalau mau secara detail gitu, secara secara tertulis saja agar kami bisa menjelaskan. Kita sudah mengikuti prosedur dan yang lebih mengetahui tentang pekerjaan ini adalah Kabiro pak Budi Sutomo dibidang perencanaan,” tutupnya.

Suratno ( kanan ) Humas UNILA, saat di wawancarai media Mitrapol.com , Kamis (18/01/2023) siang.

Adapun paket-paket pekerjaan proyek UNILA di tahun 2023, yang tidak wajar dan terindikasi korupsi sebagai berikut :

1. Belanja pemeliharaan gedung/bangunan pendukung perkantoran melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.034.125.000

2. Belanja pengadaan Barang Habis Pakai Alat Tulis Kantor dan Kebersihan melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.071.520.000

3. Pemeliharaan halaman dan taman melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.404.700.000

4. Belanja Pemeliharaan alat inventaris kantor melalui sistem e – Purchasing Rp. 2.390.163.000

5. Belanja Pemeliharaan kendaraan dinas melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.631.761.000

6. Belanja Pemeliharaan Gedung Pendidikan melalui sistem e – Purchasing Rp. 6.322.876.000

7. Pengadaan Perlengkapan Mahasiswa Baru Sarjana dan Diploma UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.900.000.000

8. Belanja pengadaan Video Wall FISIP UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 522.000.000

9. Belanja peralatan Laboratorium kimia FMIPA UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.180.000.000

10. Belanja pengadaan Meubeler Ruang Perkuliahan Pascasarjana Gedung B FH UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 316.729.000

11. Langganan E- jurnal Science Direct 3 Collection pada UPT Perpustakaan UNILA Tahun 2023 melalui sistem e – Purchasing Rp. 3.601.461.000

12. Pengadaan E- book pada UPT Perpustakaan UNILA Tahun 2023 melalui sistem e – Purchasing Rp. 850.000.000

13. Belanja pengadaan keperluan Auditorium Fakultas Kedokteran UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 1.034.000.000

14. Pengadaan Meubeler Ruang Perkuliahan Gedung B pada FEB UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 738.400.000.000

15. Pengadaan Muebeler Ruang Kuliah pendukung pembelajaran UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 480.000.000

16. Pengadaan Muebeler kursi auditorium tahap 2 FK UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 375.750.000

17. Pengadaan Muebeler kursi auditorium tahap 4 FK UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 526.920.000

18. Belanja karpet GSG dan Rumah Dinas UNILA melalui sistem e – Purchasing Rp. 470.840.000

19. Pengadaan Muebeler untuk rumah pimpinan Rektor,wakil rektor, lounge UNILA tahun 2023 melalui sistem e – Purchasing Rp. 435.781.000

20. Pengadaan Muebeler pendukung
pembelajaran pada FEB,FMIPA,FT dan RUMDIN Rektor UNILA tahun 2023 melalui sistem e – Purchasing Rp. 1. 940.048.000

21. Pengadaan peralatan informasi, kehumasan dan perencanaan BPHM UNILA tahun 2023 melalui sistem e – Purchasing Rp. 513.500.000

Data diatas hanyalah sebagian dari ratusan paket-paket proyek lainnya yang di kelola oleh pihak UNILA ( Universitas Lampung ). Masih ada paket lainnya dengan nilai yang cukup besar belum di jabarkan oleh media ini.

Kedepan, tim media juga akan berkoordinasi dan meminta komentar dengan Lembaga Swadaya Masyarakat serta gabungan organisasi pengusaha konstruksi di Lampung atas segala bentuk paket-paket yang ada di UNILA. Apakah hal wajar di dalam proses seleksi dalam pengerjaan suatu proyek hingga miliaran tersebut. Jika terindikasi adanya suatu penyimpangan didalam prosedur, maka dapat dilaporkan kepada penegak hukum.

 

Pewarta : MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *