Nusantara

Kelola anggaran BOS 2,6 miliar, Kepsek SDN 1 Palapa Bandar Lampung terindikasi korupsi

Admin
1482
×

Kelola anggaran BOS 2,6 miliar, Kepsek SDN 1 Palapa Bandar Lampung terindikasi korupsi

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Indikasi terjadinya penyelewengan pengelolaan anggaran dana BOS oleh oknum kepala sekolah sepertinya masih terjadi. Sebab, dengan anggaran yang cukup besar hingga miliaran oknum Kepsek nakal bisa mengotak-atik dalam laporan. Wajar jika sebagian pihak sekolah enggan berkomentar dan sulit ditemui tim media terkait penggunaan dana BOS.

Hal ini terjadi di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, dalam kurun waktu empat tahun ini saja telah mengelola anggaran dana BOS hingga mencapai miliaran dengan jumlah Rp. 2.624.561.900. Walaupun dengan laporan tentang penggunaan dana oleh pihak sekolah. Namun, faktanya sekolah tidak ada perawatan. Sehingga teriindikasi anggaran dana BOS telah diselewengkan.

Melihat keadaan SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, seperti kurang ada perawatan. Terlihat cat- cat tembok di gedung sekolah dari tampak depan dan belakang semua sudah mulai pudar tanpa ada pengecatan. Lalu, atap parkir motor patah jebol dan rusak. Sehingga menambah daftar kerusakan sarana dan prasarana di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung. Tetapi, anehnya didalam laporan penggunaan dana BOS yang telah dikeluarkan sejak tahun 2020 – 2023, guna perawatan sarpras (sarana dan prasarana) di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, sebesar Rp. 295.011.500. Tentu, ini menjadi tanda tanya serta pertanyaan publik kemana anggaran tersebut direalisasikan. Terindikasi, bahwa dana anggaran dana BOS selama ini yang telah dikeluarkan dan dilaporkan telah diselewengkan.

Selanjutnya, tim media menemui pihak sekolah SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung. Hal ini guna memperoleh informasi terkait penggunaan anggaran dana BOS tersebut. Saat ditemui, pihak sekolah mengatakan jika sang Kepsek sedang dinas luar.

 

“Pak Taufik sedang ada kegiatan IHT dinas luar, ada acara dengan bu Kadis,” ungkap Muhtar Wahyudin selaku operator SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, Senin (29/01/2024).

Mengenai penggunaan anggaran dana BOS, Muhtar Wahyudin tidak bisa menjelaskan secara detail. Dikarenakan dirinya hanyalah operator sekolah dan bukan sebagai operator anggaran dana BOS. Namun, ia hanya menjelaskan nama dan masa jabatan masing – masing Kepala Sekolah SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung.

“Beliau menjabat belum ada sebulan, Desember kemarin. Sebelumnya Kepala Sekolah Bu Kusrina yang sekarang menjabat Kepala Sekolah SDN 2 Rawa Laut. Saya enggak bisa kasih penjelasan, kalau yang buat laporan dana BOS itu pak Nanang. Beliau sudah tigakali ganti Kepsek. Bu kusrina menjabat sejak tahun 2022 – 2023, dan bu Mimin dari tahun 2020 – 2022,” jelas Muhtar.

Kemudian, tim media menghubungi melalui pesan WhatsApp no hp +62 852-6917- xxxx Taufik Hidayat selaku Kepala SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung. Dimana, tim media mempertanyakan kebenaran atas nilai anggaran penggunaan dana BOS yang telah dilaporkan sejak tahun 2020 – 2023.

“Bapak saya baru tugas di Januari 2024, program tahun 2020 s.d 2023 kepala sekolah yang lama. Bapak tidak bisa menyimpulkan sepihak, jika ingin komunikasi dengan saya, insaAllah
Besok saya tunggu sekolah pak. Beberapa hari ini saya ada agenda IHT, dan kegiatan dg bu kadis, pagi dan siang saya ke sekolah setelah kegiatan,” jawabnya.

Perlu diketahui, bahwa media ini belum mencantumkan dan menjabarkan seluruh nilai anggaran dana BOS di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung. Namun, secara fakta tim media dapat menjabarkan kembali seluruh item – item penggunaan anggaran dana BOS di SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, yang telah dilaporkan.

Kedepan, tim media akan meminta klarifikasi pihak sekolah serta komentar dari salah satu LSM di Kota Bandar Lampung. Apabila ada indikasi penyelewengan anggaran dana BOS sejak tahun 2020 – 2023 oleh Kepsek SDN 1 Palapa Kota Bandar Lampung, dan mengacu dari fakta laporan yang ada. Maka indikasi penyelewengan anggaran dana BOS dapat dilaporkan kepada APH (Aparat Penegak Hukum). Sehingga penggunaan anggaran dana BOS dapat sesuai laporan dan realisasi.

 

Pewarta : MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *