Nusantara

Pertemuan dengan PLN ULP Labuan tidak membuahkan hasil, Dayat : Bukannya cari solusi, saya malah diceramahin

Admin
950
×

Pertemuan dengan PLN ULP Labuan tidak membuahkan hasil, Dayat : Bukannya cari solusi, saya malah diceramahin

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Berawal dari pertemuan pada tanggal 18 Januari 2024 di kantor PLN ULP Labuan antara Dayat dengan pihak PLN, pertemuan dilanjutan pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2024.

Pertemuan yang kedua diadakan dia kantor PLN ULP Labuan ini antara Dayat, pihak PT dan PLN ULP Labuan ini tetap belum menemui titik kesepakatan yang baik buat Dayat yang merasa rugi akibat pemadaman tanpa ada pemberitahuan dan diduga menyalahi SOP yang dibuat oleh pihak PLN ULP Labuan itu sendiri.

Gilar selaku perwakilan dari pihak PT yang bekerjasama dalam peternakan ayam ini mengatakan bahwa dirinya hanya menerangkan pihak PT urusannya dengan Dayat dan bukan pihak PLN ULP Labuan.

Iya kita sudah datang kekantor PLN ULP Labuan sesuai undangan yang mereka kirimkan terhadap PT kami. Rabu (31/1/24), jelas Gilar.

Apapun kata PLN ULP Labuan ini, kami tidak bisa berkomentar banyak, yang jelas dalam kejadian banyaknya ayam milik pak Dayat, jika mengikuti perhitungan PT bahwa kerugiannya mencapai sekitaran 117 juta dan itu yah urusan pak Dayat dengan PT, bukan urusan PT dengan pihak PLN Labuan, terang Gilar.

Dalam pertemuan tadi, lanjut Gilar pihak PLN ULP ini hanya menerangkan untuk pemadaman yang dimaksud menurut mereka sudah sesuai SOP. Yah bukan urusan kami dari pihak PT atuh Pak, terangnya ke awak media.

Sementara itu, Dayat selaku pemilik kandang ayam yang merasa dirugikan ini menjelaskan bahwa diundang ini bukannya mencari solusi yang terbaik, tapi merasa dirinya diceramahi.

Malas saya pak, ucap Dayat, Apa itu mah, didalam juga bukannya cari solusi tapi, mereka itu seakan merasa benar, bukan merasa bersalah, mereka mengatakan pemadaman sesuai SOP! SOP yang mana?, paparnya dengan raut wajah kesal.

Kita berpikir secara logika saja pak, pemadaman saya tidak ada pemberitahuan, terus ada pemberitahuan sesudah sekitar pukul jam 3 sore pada tanggal 17 Januari 2024. Didalam surat pemberitahuan juga seharusnya tanggal 18 kenapa dilakukan tanggal 17, apa itu sesuai SOP. Disisi lain bahwa didalam pemberitahuan yang dikirimkan terhadap saya tidak ada wilyah kecamatan carita, apa itu namanya sesuai SOP, tanya Dayat.

Sementara itu, Acun selaku yang biasa nagih biaya listrik milik Dayat juga mengatakan bahwa surat pemberitahuan yang diberikan pihak PLN ULP Labuan ini merasa sangsi ataupun bingun dikarenakan jika melihat tanggal sudah tidak sesuai.

Jujur awalnya di kantor saya aja padam, dan kurang tahu ada padaman, saya ditelpon pak Dayat dan bertanya kesaya kenapa ini padam, yah saya jawab saya juga disaya juga padam, yah saya kira itu mati karena ada kerusakan alam.

Setelah berselang berapa jam saya mencari informasi dan benar ada surat pemberitahuan untuk pemadaman tersebut dan itu saya sangsi atas surat pemadaman yang saya dapatkan dikarenakan menurut saya tidak sesuai tanggal yang tertera.

Saya sih merasa kasihan atas apa Yang dialami bapak Dayat itu atas pemadaman yang mengakibatkan ay ternak banyak yang mati akibat pemadaman tersebut.

Sementara itu, menindaklanjuti informasi atas hasil pertemuan dan keluhan Dayat, sampai pemberitaan ini ditayangkan Maneger PLN ULP Labuan tidak memberikan keterangannya alias membungkam.

 

Pewarta : RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *