Nusantara

Hitung Cepat Rakata DPRD Lampung, Rahmat Mirza Djausal Menang di Dapil 1

Admin
29
×

Hitung Cepat Rakata DPRD Lampung, Rahmat Mirza Djausal Menang di Dapil 1

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Bandar LampungCaleg DPRD Lampung daerah pemilihan (Dapil) I Bandar Lampung dari Partai Gerindra, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut positif hasil hitung cepat Rakata yang hasilnya ia menang pada Kamis (15/2/2024).

Menanggapi hasil hitung cepat itu, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan terima kasih kepada warga Bandar Lampung atas amanah yang diberikan.

Meskipun demikian, Rahmat Mirzani Djausal tetap berpatokan pada hasil perhitungan manual yang dilakukan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Bisa saja perolehan suaranya berubah, karena toleransi kesalahannya mencapai 4,35%. Jadi kalau dikurangi angka toleransi kesalahan itu, bisa jadi suaranya hanya 5%,” kata Rahmat Mirzani Djausal.

Angka sementara itu, menurut Ketua DPD Partai Gerindra Lampung itu tetap akan berubah. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh tim relawan untuk tetap mengawal proses rekapitulasi manual yang kini berlangsung di KPU Bandar Lampung.

Sebelumnya, hitung cepat hasil Pemilu 2024 dari Lembaga Rakata untuk DPRD Lampung Dapil I Bandar Lampung sudah mencapai 100% pada Kamis (15/2/2024) pukul 13.00 WIB.
Dari data yang masuk tersebut, Partai Gerindra sementara ini unggul di Bandar Lampung dengan perolehan presentase suara mencapai 19,24%. Kemudian disusul PKB posisi kedua dengan presentase 16,17%, posisi ketiga Partai Nasdem 15,72%, posisi keempat PDIP 12,10%, dan posisi kelima PKS 11,61%.

Selanjutnya posisi keenam PAN 6,00%, posisi ketujuh Partai Golkar 5,66%, posisi ke delapan Partai Demokrat 4,37%, posisi ke sembilan PSI 3,03%, dan posisi ke-10 Partai Perindo 2,87%.

Sementara untuk partai lainnya seperti Partai Ummat, Partai Buruh, PPP, Partai Gelora, Partai Hanura, PKN, dan PBB hanya mampu meraih presentase suara di bawah 1% di Dapil I Bandar Lampung.

Dari hasil tersebut, Partai Gerindra, Partai Nasdem, dan PKB sementara ini menjadi pemenang, dengan mendapatkan dua kursi DPRD Lampung di Dapil I Bandar Lampung.

Sementara partai lainnya yakni PKS, PDIP, PAN, Partai Golkar, dan Partai Demokrat masing-masing mendapatkan satu kursi DPRD Lampung di Dapil I Bandar Lampung.

Sementara hasil hitung cepat untuk suara Caleg di Rakata di DPRD Lampung Dapil I Bandar Lampung, Caleg Partai Gerindra Rahmat Mirzani Djausal sementara ini berhasil meraih presentase suara terbanyak mencapai 8,07%.

Kemudian disusul Caleg Partai Nasdem Fauzan Sibron 7,14%, posisi ketiga ada Caleg PKB Najiullah Syarif 5,83%, posisi keempat ditempati Caleg PDIP Kostiana 4,09%, dan posisi kelima ditempati Caleg Partai Nasdem Naldi Rinara S. Rizal 3,76%.

Selanjutnya posisi keenam ditempati Caleg PKB Taufik Rahman 3,00%, posisi ketujuh Caleg PKS Ade Utami Ibnu 2,96%, posisi ke delapan Caleg PKB Syahril 2,44%, posisi ke-9 Caleg Partai Demokrat Budiman AS 2,08%, dan posisi ke-10 Caleg Partai Gerindra Andika Wibawa 2,06%.

Posisi ke-11 ditempati Caleg PKB Zam Zanariah 1,96%, posisi ke-12 Caleg PKS Syarif Hidayat 1,89%, posisi ke-13 Caleg PAN Yusirwan 1,83%, posisi ke-14 Caleg PKS Nenden Tresnanursari 1,82%, dan posisi ke-15 Caleg PAN Muswir 1,35%.

Berikutnya posisi ke-16 ditempati Caleg Golkar Azwar Yacub 1,32%, posisi ke-17 Caleg Gerindra Fauzi Heri 1,27%, posisi ke-18 Caleg PDIP Deddy Wijaya Candra 1,27%, posisi ke-19 Caleg PDIP Donny Irawan 1,18%, dan posisi ke-20 Caleg Partai Gerindra Ernita 1,13%.

Dengan hasil hitung cepat kali ini, maka diprediksi yang akan duduk di DPRD Lampung dari Dapil I Bandar Lampung yakni dua kursi Gerindra ditempati Rahmat Mirzani Djausal dan Andika Wibawa.

Lalu dua kursi PKB ditempati Najiullah Syarif dan Syahril. Selanjutnya dua kursi Partai Nasdem ditempati Fauzan Sibron dan Naldi Rinara S. Rizal.

Sementara satu kursi PDIP ditempati Kostiana, satu kursi PKS ditempati Ade Utami Ibnu, satu kursi PAN ditempati Yusirwan, satu kursi Partai Golkar ditempati Azwar Yacub, dan satu kursi Partai Demokrat ditempati Budiman AS.

Data tersebut bukanlah data resmi yang diberikan KPU, sehingga bisa saja terjadi pergeseran jumlah kursi maupun Caleg yang bakal menjabat.

 

MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *