Nasional

Pahlawan Devisa Beraksi! Benny Lepas 165 PMI ke Korea dan Jerman, Kurangi Pengangguran dan Sumbang Rp 227 Triliun

Madalin
×

Pahlawan Devisa Beraksi! Benny Lepas 165 PMI ke Korea dan Jerman, Kurangi Pengangguran dan Sumbang Rp 227 Triliun

Sebarkan artikel ini
Pahlawan Devisa Beraksi! Benny Lepas 165 PMI ke Korea dan Jerman, Kurangi Pengangguran dan Sumbang Rp 227 Triliun

MITRAPOL.com, Jakarta – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, memuji semangat dan keberanian para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang siap mengadu nasib di luar negeri.

Dengan tekad kuat, mereka meninggalkan keluarga tercinta untuk mencari nafkah dan meraih peluang kerja di negara lain.

Hal tersebut diungkapkan Benny saat memberikan arahan pada seremoni pelepasan 165 PMI Program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan Jerman, yang berlangsung di Hotel el Royal, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (20/5/24).

“Mereka adalah orang-orang hebat. Berani meninggalkan kampung halaman dan orang-orang terkasih, termasuk orang tua, istri, dan anak-anak, demi menggapai peluang kerja di luar negeri,” kata Benny dengan penuh apresiasi.

Benny menjelaskan bahwa keberanian PMI membawa manfaat besar bagi negara. Selain menurunkan angka pengangguran, PMI juga menjadi pahlawan devisa dengan menyumbang devisa terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas (migas).

“Dengan adanya PMI, kita berhasil menurunkan angka pengangguran lebih dari 8,2 juta setiap tahunnya,” jelas Benny.

“Bank Indonesia (BI) mencatat kontribusi PMI mencapai Rp 227 triliun pada tahun 2023. Ini adalah kontribusi yang sangat besar bagi negara,” tambah Sekjen Partai Hanura tersebut.

Pahlawan Devisa Beraksi! Benny Lepas 165 PMI ke Korea dan Jerman, Kurangi Pengangguran dan Sumbang Rp 227 Triliun

Benny menekankan pentingnya memandang PMI sebagai pahlawan devisa dan melakukan berbagai upaya untuk menghargai jerih payah mereka.

Mulai dari penghapusan biaya orientasi pra pemberangkatan (OPP), pemberian pakaian layak sebelum berangkat, hingga pelepasan di hotel berbintang.

“Keterlaluan jika negara tidak menghormati mereka. Sekarang, kita berantas modus-modus mafia penempatan yang merugikan PMI. Semoga negara terus memberikan penghormatan kepada PMI, tanpa memandang periodisasi kepemimpinan,” tegas Benny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *