Nusantara

Sarana promosi wisata alam, Bupati Sukabumi buka lomba mancing Ngababalang di Pantai Sangrawayang

Admin
×

Sarana promosi wisata alam, Bupati Sukabumi buka lomba mancing Ngababalang di Pantai Sangrawayang

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Sukabumi Jabar – Sebagai salah satu sarana promosi wisata alam yang ada di kabupaten Sukabumi, Kamis 24 Mei 2024 diselenggarakan lomba mancing Babalangan yang diselenggarakan di pantai desa Sangrawayang kecamatan Simpenan yang diikuti oleh para angler atau pemancing dari sekitar wilayah Sukabumi dan juga dari luar kota seperti Tangerang, Banten dan Bandung

Acara mancing pinggiran atau ngababalang di pantai desa Sangrawayang ini secara langsung dibuka oleh Bupati Sukabumi Drs Marwan Hamami, MM didampingi oleh Dandim 0622 Sukabumi Letkol Inf Ari Anjar Wibowo, Kasatpol Airud serta sejumlah pejabat perangkat daerah antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Plt Kepala Dinas Pariwisata

Selain itu hadir juga Camat kecamatan Simpenan serta Camat Ciemas, Kapolsek Simpenan, Danramil Palabuhanratu dan para kepala desa se kecamatan Simpenan

Bupati Marwan Hamami menyampaikan beberapa hal dalam sambutanya bahwa kita harus dapat bersyukur atas karunia yang Alloh berikan kepada kita berupa potensi kelautan yang sangat luar biasa ini dengan cara jangan merusak dan jangan mengotori laut, dan jika hal ini secara terus menerus kita jaga kita lakukan dengan kesadaran bersama maka kehidupan para nelayan yang mengandalkan hidupnya dari melaut tidak akan pernah habis, ujar Bupati

Ini salah satu contohnya ‘lanjut Bupati kebiasaan para nelayan bagang yang menangkap ikan menggunakan jaring kecil secara perlahan kini sudah mulai tumbuh kesadaran untuk tidak menggunakan cara tangkap yang demikian, karena dengan alat atau jaring kecil maka bibit ikan yang masih sangat kecil akan masuk terperangakap kedalam jaring yang pada ahirnya berdampak pada pendapatan para nelayan itu sendiri dan Alhamdulilah sekarang sudah mulai beralih tidak lagi memasang jaring kecil pada bagang untuk menangkap ikan sehingga kelestarian keberadaan ikan secara alami terus terjaga

Dan untuk memaksimalkan pendapatan maka para keluarga nelayan yang ada di desa Sangrawayang ini sudah haru mulai untuk memaksimalkan potensi alam potensi keindahan pantai dengan segala yang ada didalamnya dengan merubah kebiasaan untuk bukan hanya sekedar menjadi nelayan penangkap ikan semata tapi lebih daripada itu untuk menata kawasan pantai sebagai destinasi wisata dan salah satunya dengan menjaga kebersihan pantai dan membangun fasilitas pendukung pariwisata lainya seperti membuka usaha rumah makan yang khas seperti ikan bakar dan sebagainya serta menciptakan suasana yang nyaman, membetikan pelayanan yang ramah kepada pengunjung yang berwisata sehingga potensi keindahan alam pantai yang ada ini akan mendatangkan manfaat bagi warga masyarakat itu sendiri, papar Bupati

Menanggapi tentang infrastruktur jalan yang sempit untuk menuju pantai Sangrawayang ini bupati mengatakan ” untuk membangun jalan sebagai akses untuk supaya kendaraan mobil bisa pruis harus kita bangun dulu kesadaranya, artinya masyarakat yang memiliki lahan atau tanah yang akan dilakukan pelebaran harus sadar juga untuk menghibahkan kepada pemerintah supaya tidak menimbulkan masalah dikemudian hari, kalo sudah seperti ini pemerintah daerah tinggal memikirkan mencari solusi mencari anggaran untuk membangun melakukan pelebaran, Insya Allah dengan kita membangun kesadaran dan membangun kebersamaan apa yang kita cita citakan semuanya akan dapat terwujud pada saatnya, pungkas Bupati

 

Pewarta: Ade Aditia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *