Hukum

Hakim PN Tangerang datangi lokasi sengketa tanah seluas 3,5 Hektar di Pasar Kemis Tangerang

Admin
×

Hakim PN Tangerang datangi lokasi sengketa tanah seluas 3,5 Hektar di Pasar Kemis Tangerang

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Tangerang Banten – Kasus sengketa tanah seluas 3,5 hektare di Jalan Raya Pasar Kemis – Rajeg tepatnya di Blok 14 Sesa Sindang Panon kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki detik-detik akhir fakta persidangan.

Penggugat yang merupakan ahli waris dari pemilik tanah Yuamah binti Museran datang menghadiri sidang lanjutan sengketa lahan di lokasi Tanah yang di sengketakan di Jl. Raya Pasar Kemis – Rajeg Desa Sindang Panon Pasar Kemis Tangerang. Jum’at, (31/5/ 2024).

Para penggugat menyesalkan di lokasi tanahnya telah terjadi kegiatan pembangunan Ruko dan perumahan yang mana bangunan-bangunan itu sudah dipasarkan oleh pihak pengembang dalam hal ini PT. Delta Mega persada sebagai tergugat satu. Padahal status tanah tersebut belum ada putusan atau kepastian hukum yang menegaskan kepemilikannya.

Dalam sidang lokasi tersebut, selain penggugat dan para Hakim Pengadilan Negeri Kota Tangerang, turut hadir juga para tergugat Satu dan dua Yaitu PT Delta Mega Persada dan Albert lembong, yang masing-masing di wakilkan oleh Kuasa Hukumnya.

Humas Pengadilan Negri Tangerang Lucky Robert Kalalo mengatakan,”Agenda sidang lokasi ini untuk menegaskan keberadaan Lokasi, batas dan luas tanah yang disengketakan, selebihnya nanti akan disampaikan melalui fakta persidangan,” jelasnya.

Sementara itu Agus Sungkowo Hadi SH, Kuasa Hukum dari ahli waris Yuamah binti Museran menegaskan,“Secara sederhana kami menggugat PT Delta Mega Persada, karena secara kepemilikan tanah ini milik kami dan belum di lepaskan kepada siapapun termasuk PT Delta Mega Persada, namun fakta hukumnya tanah kami diklupasi diambil tanpa dasar hukum yang jelas. dengan bukti – bukti yang lengkap maka kami mengajukan gugatan di pengadilan negri Tangerang dengan gugatan perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Jenifer Kuasa Hukum tergugat dua yaitu Albert Lembong, menanggapi dingin perihal gugatan tersebut, menurutnya semuanya sudah dalam proses dan untuk bukti-bukti sendiri, pihaknya sudah menyerahkan ke pengadilan.

 

DR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *