Nasional

Transformasi Digital dan ESG Jadi Prioritas PalmCo Pascamerger, PTPN IV Perkuat Daya Saing Industri Sawit Nasional

Admin
×

Transformasi Digital dan ESG Jadi Prioritas PalmCo Pascamerger, PTPN IV Perkuat Daya Saing Industri Sawit Nasional

Sebarkan artikel ini
Transformasi Digital dan ESG Jadi Prioritas PalmCo Pascamerger
Performance Awarding Night 2025

MITRAPOL.com, Medan – Di tengah meningkatnya tekanan industri sawit global terhadap aspek keberlanjutan, efisiensi, dan tata kelola perusahaan, subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, mempercepat transformasi internal pascamerger melalui penguatan digitalisasi, standardisasi operasional, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Langkah strategis tersebut ditegaskan dalam agenda Performance Awarding Night 2025 yang digelar di Regional Office PTPN IV Regional I, Medan, sebagai bagian dari konsolidasi perusahaan pasca-integrasi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan tantangan utama setelah proses merger adalah menyatukan kualitas tata kelola, pengelolaan aset, serta sumber daya manusia yang sebelumnya berkembang dengan karakter berbeda di masing-masing wilayah operasional.

“Pascamerger, kami harus memastikan seluruh entitas bergerak dengan standar yang sama dan memiliki budaya kerja yang menghargai prestasi serta kontribusi nyata,” ujar Jatmiko. Minggu (10/5/2026).

Sebagai bagian dari transformasi digital, PalmCo meluncurkan PalmCo Corporate Library yang terintegrasi dengan Oil Palm Assistant (OPA) berbasis Artificial Intelligence (AI). Platform ini dirancang untuk menghimpun ratusan dokumen operasional dan publikasi ilmiah terkait industri perkebunan guna mempercepat akses informasi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Selain itu, PalmCo juga mengesahkan Buku Pedoman Akuntansi PTPN IV PalmCo sebagai langkah standardisasi sistem pelaporan keuangan di seluruh unit usaha. Kebijakan ini dinilai penting untuk memperkuat prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mengurangi disparitas administrasi antarunit pascaintegrasi.

Di sektor keberlanjutan, PalmCo turut mencatat capaian positif melalui raihan predikat PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk PKS Sei Mangkei dan PKS Bah Jambi, atas kinerja pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, serta perlindungan keanekaragaman hayati.

Direktur Strategy & Sustainability PalmCo, Ugun Untaryo, menegaskan bahwa tuntutan pasar global terhadap produk sawit kini tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga aspek transparansi dan tanggung jawab lingkungan.

“Industri perkebunan saat ini dituntut mampu menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan komitmen lingkungan. Karena itu, transformasi tidak bisa berhenti hanya pada aspek operasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PalmCo juga memberikan penghargaan kepada sejumlah unit usaha terbaik dari sektor kebun sawit, kebun karet, pabrik kelapa sawit, unit teh, hingga plasma sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya membangun budaya kompetisi sehat di lingkungan perusahaan.

Tak hanya fokus pada pembenahan internal, PalmCo juga menargetkan perluasan dampak ekonomi melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja, penguatan kemitraan dengan petani, serta pengembangan hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit, karet, teh, dan kopi.

“Kami ingin pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan terbukanya peluang ekonomi baru di daerah,” tegas Jatmiko.

Transformasi yang dijalankan PalmCo dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan industri perkebunan modern, dengan menempatkan teknologi, tata kelola, dan keberlanjutan sebagai fondasi utama daya saing jangka panjang industri sawit nasional.