Scroll untuk baca artikel
Ragam

Modal Kemandirian, Rutan Banda Aceh Bekali Warga Binaan Keterampilan UMKM

Admin
×

Modal Kemandirian, Rutan Banda Aceh Bekali Warga Binaan Keterampilan UMKM

Sebarkan artikel ini
Modal Kemandirian, Rutan Banda Aceh Bekali Warga Binaan Keterampilan UMKM
Program pembinaan kemandirian melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

MITRAPOL.com, Banda Aceh — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh memperkuat program pembinaan kemandirian melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta berbagai pelatihan keterampilan bagi warga binaan.

Program tersebut diarahkan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan praktis dan wawasan kewirausahaan yang dapat dimanfaatkan selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh mengatakan pembinaan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat mendukung kehidupan setelah bebas.

“Kami ingin warga binaan pulang membawa keterampilan, bukan hanya selesai menjalani masa tahanan. Program UMKM ini adalah jembatan menuju kemandirian. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, kami berharap mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat,” ujar Kepala Rutan Banda Aceh.

Program pengembangan UMKM tersebut juga ditujukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan produktivitas warga binaan.

Rutan Banda Aceh secara bertahap berupaya memperluas jenis keterampilan dan bidang usaha yang dapat dikembangkan. Pelaksanaannya dilakukan melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan dengan melibatkan mitra terkait.

Pembekalan keterampilan diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk memperoleh penghasilan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Selain meningkatkan kemampuan ekonomi, program tersebut juga menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial agar warga binaan memiliki kesiapan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.

Rutan Kelas IIB Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian dengan menyesuaikan keterampilan yang diberikan terhadap kebutuhan dan peluang usaha di masyarakat.