Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

IAIDA Lampung Ajak Sivitas Akademika Donor Darah untuk Perkuat Kepedulian Sosial

Admin
×

IAIDA Lampung Ajak Sivitas Akademika Donor Darah untuk Perkuat Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
IAIDA Lampung Ajak Sivitas Akademika Donor Darah
Flayer Kegiatan Donor Darah Kampus IAIDA Lampung

MITRAPOL.com, Metro – Institut Agama Islam Darul Amal (IAIDA) Lampung mengajak seluruh sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga staf, untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut akan dilaksanakan di Kampus IAIDA Lampung pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 08.00–13.00 WIB.

Ajakan donor darah ini dilakukan untuk menumbuhkan kepekaan sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro.

Rektor IAIDA Lampung, Dr. Kodrattulloh Sidiq Khusnan, S.H., M.Pd., mengatakan kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kami dari IAIDA Lampung dapat berbagi dan menolong sesama. Kami ingin menumbuhkan kepekaan sosial dan jiwa gotong royong di lingkungan kampus guna membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit,” ujar Gus Sodiq, Rabu (17/9/2026).

Menurutnya, kegiatan donor darah juga menjadi sarana bagi warga kampus untuk berkontribusi langsung dalam membantu ketersediaan pasokan darah bagi masyarakat.

IAIDA Lampung diketahui telah beberapa kali menggelar kegiatan donor darah, baik sebagai agenda rutin maupun dalam rangka memperingati kegiatan besar kampus.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan pihak PMI untuk mendukung proses pemeriksaan dan pengambilan darah.

Gus Sodiq mengingatkan calon pendonor agar memperhatikan kondisi kesehatan sebelum mengikuti kegiatan donor darah.

“Donor darah memiliki manfaat bagi penerima maupun pendonor. Namun, calon pendonor harus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan mengikuti pemeriksaan terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia menyebutkan, calon pendonor perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan petugas kesehatan, termasuk batas usia, kondisi kesehatan, serta ketentuan lain sesuai hasil pemeriksaan sebelum donor darah dilakukan.

“Dengan kegiatan ini, kami ingin mewujudkan nilai-nilai gotong royong dan bakti nyata kampus kepada masyarakat luas,” tambahnya.

Rektor IAIDA Lampung juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, PMI, mahasiswa, dosen, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurutnya, darah yang disumbangkan bukan sekadar bantuan dalam bentuk kantong darah, melainkan juga menjadi wujud solidaritas dan harapan bagi pasien yang sedang menjalani perawatan.

“Setetes darah yang kita sumbangkan bukan sekadar angka atau kantong penampung, melainkan simbol nyata kepedulian kemanusiaan, solidaritas, dan harapan hidup bagi saudara kita yang sedang berjuang melawan sakit,” pungkasnya.