Info Polri

Sejumlah wilayah di Aceh kembali diterjang banjir

Admin
×

Sejumlah wilayah di Aceh kembali diterjang banjir

Sebarkan artikel ini

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir. Beberapa daerah bahkan mulai diterjang banjir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, puluhan desa di beberapa kabupaten/kota terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 10 cm hingga 3 meter.

Beberapa kabupaten yang dikepung banjir diantaranya, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tamiang yang berbatasan dengan Medan-Sumatera Utara.

hampir 20 ribu warga Aceh disebut harus mengungsi akibat banjir kali ini, pengungsi terbanyak ada di Kabupaten Bireuen berjumlah 7.106 jiwa berdasarkan data yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Banjir kali ini selain merendam rumah warga juga merendam area persawahan dan perkebunan masyarakat. Di Aceh Tamiang, dilaporkan ratusan hektare lahan pertanian ikut terendam.

Selain itu, sjeumlah fasilitas umum juga terendam, jalan-jalan digenangi luapan banjir, sehingga Kepolisian mengerehkan personel untuk mengatur lalulintas guna mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Sementara ini, warga banyak yang mengungi ke rumah-rumah kerabatnya, meunasah (tempat ibadah umat Islam) dan tempat-tempat lain yang lebih tinggi.

Selain itu, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten/Kota juga mulai turun ke lokasi banjir untuk menyerahkan bantuan masa panik.

Bantuan yang diantarkan berupa makanan, air siap minum dan pakaian jadi. Berbagai kebutuhan lain nantinya akan dikoordinasikan di lapangan dengan pemerintah daerah setempat sesuai kewenangan Pemerintah Aceh.

Pemerintah Aceh juga telah menyiagakan tenaga kesehatan dari jajaran Dinas Kesehatan Aceh dengan persiapan berupa obat-obatan berstatus sedia dan sewaktu-waktu diperlukan.

Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, pantai utara Aceh berpotensi diguyur hujan beberapa hari lalu dengan curah hujan yang tinggi dan peringatan adanya potensi banjir luapan.

 

Pewarta : Hidayat